Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Sudah 5 Kali PPKM Level 4, Pemkab Bangka Diminta Lebih Proaktif Gedor Pusat

Sejumlah politisi di Kabupaten Bangka memberikan pandangannya terhadap tren PPKM)level 4 di Kabupaten Bangka yang terus diperpanjang.

Penulis: Rusaidah (CC) | Editor: fitriadi
Bangka Pos/Arya Bima Mahendra
Tangkapan layar Program Ngopi-024 bersama sejumlah politisi di Kabupaten Bangka, Jumat (8/10). 

SUNGAILIAT, BANGKA POS - Sejumlah politisi di Kabupaten Bangka memberikan pandangannya terhadap tren Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kabupaten Bangka yang terus diperpanjang.

Diketahui setidaknya sudah lima kali status PPKM level 4 Kabupaten Bangka terus diperpanjang.

Pertama kali ditetapkan sejak 10 Agustus 2021 lalu, kini status PPKM level 4 Kabupaten Bangka kembali diperpanjang sampai 18 Oktober 2021 mendatang.

Lantas, apa saja yang membuat hal tersebut bisa terjadi dan bagaimana pandangan politisi di Kabupaten Bangka melihat hal tersebut.

Melalui Program Ngopi-024 Bangka Pos yang dipandu oleh Jurnalis Bangka Pos Edy Yusmanto di D'Kozi Ka-fee, Sungailiat, Jumat (8/10), sejumlah politisi di wilayah Kabupaten Bangka turut menyampaikan argumentasinya.

Didampingi Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra, ada empat politisi yang berasal dari partai berbeda-beda menyampaikan pandangan mereka terkait PPKM level 4.

Baca juga: Kongres Virtual PSSI Babel, Keanggotaan PS Bangka Selection dan Timah FC Disetop

Adapun keempat politisi tersebut ialah, Firdaus Djohan (Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Bangka), Boy Karolta (Ketua DPD PKS Kabupaten Bangka), Jumadi Jamaludin (Sekretaris DPC PDI Perjuangan Bangka) dan Harris Sabarta Hutagalung (Sekretaris DPC Partai Nasdem Bangka).

Dalam kesempatan tersebut, Boy Yandra menyebutkan bahwa PPKM level 4 terus diperpanjang karena ada faktor banyak rumah sakit yang ada di Kabupaten Bangka.

"Contohnya RS Provinsi yang kebetulan letaknya ada di Kabupaten Bangka, tapi pasiennya berasal dari seluruh masyarakat kabupaten/kota di Bangka Belitung. Sehingga hal tersebut menjadi beban data kepada Kabupaten Bangka," ucap Boy Yandra.

Padahal menurutnya secara kasus terkonfirmasi positif Covid-19 harian dan angka kematian sudah sangat sedikit.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved