Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Vaksinasi Nakes dan Pelayan Publik di Pangkalpinang Lampaui Target, Ini Alasannya  

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel), dr Masagus Hakim mengatakan, jumlah data sasaran Vaksinasi Covid-19 dosi

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Sejumlah warga disuntik vaksin jenis Sinovac saat terjaring vaksinasi keliling di kafe yang dilakukan oleh Satgas Percepatan Vaksinasi Covid-19 Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (9/10/2021) malam. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto) 

 BANGKAPOS.COM, BANGKA – Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel), dr Masagus Hakim mengatakan, jumlah data sasaran Vaksinasi Covid-19 dosis pertama bagi tenaga kesehatan (Nakes) dan petugas pelayan publik di Pangkalpinang melampaui target yang telah ditentukan.

Per hari ini, Minggu (10/10/2021) berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Pangkalpinang tercatat sudah sebanyak 3.000 Nakes menerima suntikan dosis pertama Vaksin Covid-19.

Padahal data awal hanya sebanyak 2.283 orang nakes yang menjadi prioritas penerima vaksin. Hal itu tentunya lebih 717 orang atau sekitar 131,4 persen.

Sementara itu untuk petugas pelayan publik telah melebihi target hingga 14.777 orang dari target yang telah ditentukan sebanyak 13.152 orang.

“Iya memang melebihi target, vaksinasi Covid-19 bagi Nakes yang semula kita targetkan 2.283 orang melebihi target sampai 3.000 orang. Sedangkan bagi petugas pelayan publik target kita 13.152 orang ternyata melebihi target mencapai 27.929 orang atau 212,36 persen untuk vaksin tahap pertama,” kata dia kepada Bangkapos.com, hari ini.

Hakim menjelaskan, perubahan data tersebut sesuai keadaan di lapangan yakni ada penambahan jumlah Nakes atau petugas pelayanan publik yang baru lulus dari perguruan tinggi. Sementara data awal yang ditetapkan merupakan data pada tahun 2020.

Di mana saat itu calon nakes dan petugas layanan publik tambahan ini belum lulus dari pendidikan. Akan tetapi setelah mereka bertugas, maka berhak diprioritaskan penerima vaksinasi.

“Iya, mereka belum terdaftar sewaktu pendataan dahulu. Jadi kita prioritaskan untuk menerima vaksin Covid-19. Untuk tahap kedua bagi nakes sekitar 2.681 atau 117,4 persen kemudian tahap kedua pelayan publik baru 21.532 orang atau 163,7 persen,” jelas Hakim.

Oleh karena itu, lanjut Kadinkes, bahwa data tersebut tak menutup kemungkinan akan terus bertambah sesuai jumlah tenaga sebagai bentuk perlindungan karena risiko penularan sangat tinggi.

Adapun target capaian cakupan vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Pangkalpinang sudah mencapai 117.564 orang atau 69,44 persen dari target sebanyak 169.283 orang.

Untuk vaksinasi tahap kedua baru mencapai 73.050 orang atau 43,15 persen dan tahap ketiga bagi nakes baru mencapai 1.232 orang atau 54 persen.

Rinciannya vaksinasi lanjut usia vaksin Covid-19 tahap pertama mencapai 10.564 orang atau 67,79 persen dan tahap kedua 8.616 orang atau 55,29 persen dari target 15.582 orang.

Lalu masyarakat umum usia 18-49 tahun tahap pertama mencapai 50.113 orang atau 53,55 persen. Vaksin dua 25.808 orang atau 27,58 persen dari target 93.571 orang.

Kemudian bagi masyarakat rentan atau pra lansia umur 50-59 tahun dari targat 23.461 orang baru tercapai 9.126 orang atau 38,89 persen untuk tahap pertama. Tahap kedua sebanyak 5.223 orang atau 22,3 persen

“Untuk remaja umur 12-17 tahun dari target 21.234 orang sudah lumayan mencapai 16.832 orang atau 79,22 persen untuk tahap pertama. Sedangkan tahap kedua baru 9.190 orang atau 43,3 persen,” tegas Hakim. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved