Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Pemkab Bangka Tengah Komitmen Lindungi Kesehatan dan Keselamatan Pekerja Kontruksi

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berkomitmen meningkatkan perlindungan kesehatan dan keselamatan pekerja konstruksi.

Penulis: Sela Agustika | Editor: El Tjandring
bangkapos.com/Sela Agustika
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Elly Irsyah. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berkomitmen meningkatkan perlindungan kesehatan dan keselamatan pekerja konstruksi.

Hal ini disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Elly Irsyah.

Ia menuturkan, pemberian perlindungan kepada para pekerja ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga tanggung jawab perusahaan untuk melindungi hak para pekerja.

"Kegiatan konstruksi merupakan salah satu bagian sektor pembangunan dengan kompleksitas dan faktor resiko tinggi untuk keselamatan dan kesehatan, baik untuk pekerja maupun masyarakat, sehingga keselamatan pekerja konstruksi ini menjadi tanggung jawab bersama, dari pihak pemerintah maupun perusahaan untuk melindungi hak pekerja," ujar Elly, Senin (11/10/2021).

Kata Elly, integrasi infrastruktur dan kolaborasi pembinaan SDM konstruksi memiliki tujuan untuk mengingatkan semua pihak, bahwa pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara terencana dan perhitungan, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan khususnya terkait keselamatan kerja.

"Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUTRP) juga telah menggelar Bimbingan Teknis untuk para pekerja konstruksi ini, agar pembangunan insfratruktur di Bateng juga bisa berjalan dengan baik," ungkapnya.

Selain perlunya pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan Elly menuturkan, keselamatan dalam bekerja menjadi salah satu prioritas yang harus diterapkan dalam pekerjaan di bidang konstruksi.

"Kegiatan Bimtek bagi para Pekerja Konstruksi ini menjadi implementasi kita terhadap UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, yang bertujuan sebagai penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) pada dunia konstruksi di Bangka Tengah," tutur Elly.

Baca juga: Video Gisel Terbaru Pakai Baju Tidur, Rambut Terurai Goyang Bareng 2 Pria, Ditonton 4,7 Juta Kali

Baca juga: Dapat Pinjaman Rp50 Juta Tanpa Jaminan dari BRI Mudah Banget, Siapkan HP, KTP dan Usaha Seperti Ini

Baca juga: Fakta Video Gisel dan Nobu, di Sidang Terungkap Mereka Bukan Cuma Sekali, Begini Kata Pengacara

Ia berharap adanya bimbingan teknis yang dilakukan bagi para pekerja dapat mengurangi human error dalam pelaksanaan konstruksi, meningkatkan produktivitas dan mutu pelayanan jasa konstruksi, serta meningkatkan komitmen terhadap standar kualitas kerja tenaga konstruksi.

"Semoga pemahaman tentang keselamatan konstruksi dapat terealisasi di lapangan, tidak hanya menjadi teori, namun dapat langsung diterapkan. Keselamatan bukan hanya persoalan fisik saja, namun juga keselamatan nama baik Kabupaten Bangka Tengah, agar apa yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Bangkapos.com/Sela Agustika

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved