Breaking News:

Berita Sungailiat

Sebanyak 8 SMP di Kabupaten Bangka Lakukan Asesmen Ulang Akibat Kendala Jaringan dan Gangguan Server

Sejumlah SMP di Kabupaten Bangka terpaksa melakukan penilaian Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) pada hari ini, Senin (11/10/2021)

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka, Rozali Romkad. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sejumlah SMP di Kabupaten Bangka terpaksa melakukan penilaian Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) pada hari ini, Senin (11/10/2021) dan esok hari, Selasa (12/10/2021).

Asesmen yang awalnya telah dilaksanakan pada tanggal 4-7 Oktober 2021 lalu melibatkan hampir seluruh SMP di Kabupaten Bangka yang mana ada 40-50 siswa kelas VIII yang dipilih untuk mengikuti asesmen berbasis komputer tersebut.

Hari ini, ada 8 sekolah yang melakukan penilaian ulang AKM dikarenakan sebelumnya mengalami kendala pada jaringan dan server.

"Kemarin ada 45 SMP yang mengikuti asesmen, dan hanya 2 SMP yang tidak bisa ikut karena belum muncul data siswannya di bio asesmen nasional," kata Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka, Rozali Romkad, Senin (11/9/2021).

Dua SMP yang belum bisa mengikuti AKM tersebut ialah SMP Plus Al-Karomah dan SMP IT Darul Iman.

"Jadi pada hari ini dan besok, 8 SMP yang sebelumnya sempat terkendala tersebut melaksanakan asesmen ulang," jelas Rozali.

Ia menyebutkan bahwa pada hari ini tidak ada kendala yang berarti dalam pelaksanaan penilaian ulang AKM.

"Sejauh ini aman-aman saja, semoga besok juga enggak ada kendala sama sekali. Dengan begitu semua hasil asesmen siswa bisa terinput semua," tambahnya.

Sementara itu, pelaksanaan asesmen untuk jenjang SD juga akan segera dilaksanakan, tepatnya pada bulan november 2021 mendatang.

Meski begitu, pihaknya belum mengetahui bagaimana prosedur ataupun sistem yang akan dipakai untuk asesmen jenjang SD ini.

"Untuk prosedur dan tanggal pastinya belum ada, tapi memang jadwalnya akan dilaksanakan pada bulan November nanti," tuturnya.

Selain itu, akan dilakukan simulasi pada tanggal 18,19, 21 dan 22 Oktober untuk meminimalisir dan mencegah berbagai macam halangan.

"Kami harap untuk yang asesmen SD nantinya enggak ada kendala seperti yang SMP ini," imbuhnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved