Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Vaksin DPT Habis, Balita di Bangka Belitung Banyak Belum Divaksin, Ini Penyebabnya

Balita di seluruh Provinsi Bangka Belitung belum diimunisasi, penyebabnya vaksin Depteri Pertusis Tetanus (DPT) habis. 

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com
Ilustrasi bayi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Balita di seluruh Provinsi Bangka Belitung belum diimunisasi, penyebabnya vaksin Depteri Pertusis Tetanus (DPT) habis. 

Vaksin DPT ditenggarai habis sejak beberapa bulan lalu. 

Vaksin ini diberikan sejak anak berusia 2 bulan hingga 1 tahun untuk mencegah tiga penyakit difteri, pertusis, dan tetanus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bangka Belitung, Ira Ajeng Astrid, mengakui, persediaan vaksin DPT telah habis, Pemerintah Provinsi Bangka Belitungbelum mendapatkan stok vaksin kembali dari pemerintah pusat.

"Memang kosong juga di kita, terakhir masuk di bulan Juli. Kalau kami hanya menerima drop dari pemerintah pusat kemudia kami distribusi ke kabupaten/kota. Sekarang di pusat sedang proses pengadaan saat ini," jelas Astrid kepada Bangkapos.com, Senin (11/10/2021).

Astrid menegaskan, Dinkes Provinsi Bangka Belitung sifatnya mendistribusikan vaksin DPT yang didatangkan langsung dari pemerintah pusat ke daerah, kemudian dibagikan ke kabupaten/kota.

"Untuk pengadaan vaksin DPT itu kan di pusat bukan di Provinsi Bangka Belitung. Jadi kami hanya menerima, kemudiaan dibagikan. Kita masih menunggu pengiriman dari pusat hingga saat ini," terangnya.

Dia menjelaskan imunisasi DPT sangat penting, dalam upaya melindungi anak dari penyakit difteri, pertusis serta tetanus.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved