Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Bangka Selatan Miliki Stok 32.200 Dosis Vaksin Untuk Kejar Penurunan Level PPKM

Bangka Selatan kini memiliki stok vaksin sebanyak 32.300 dosis. Vaksin ini akan dipakai untuk mengejar capaian target vaksinasi di wilayahnya.

Penulis: Ajie Gusti Prabowo (CC) | Editor: fitriadi
Istimewa
Vaksinator menyuntik vaksin kepada masyarakat yang di Gerai vaksin keliling di Pos Polisi Simpang Nanas Toboali Kabupaten Bangka Selatan, Minggu (10/10/2021) malam. 

TOBOALI, BANGKA POS - Kabupaten Bangka Selatan kini memiliki stok vaksin sebanyak 32.300 dosis.

Jumlah ini setelah tibanya 25.000 dosis vaksin jenis AstraZeneca dan 7.200 dosis vaksin jenis Sinovac di Gudang Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Basel pada Jumat (8/10).

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Basel, Supriyadi mengakui kedatangan vaksin ini akan dipakai untuk mengejar capaian target vaksinasi di wilayahnya.

Menurut Supriyadi, stok vaksin yang baru datang akan disebar ke sejumlah fasilitas kesehatan yang ada. Di antaranya, rumah sakit dan Puskesmas di Basel, serta dua tempat praktik mandiri bidan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Basel, dr Agus Pranawa mengatakan vaksin AstraZeneca akan digunakan untuk masyarakat umum. Sedangkan jenis Sinovac akan digunakan untuk kalangan pelajar.

"Untuk vaksin Sinovac prioritas buat pelajar. Sedangkan Astra Zeneca akan digunakan buat masyarakat umum. Untuk distribusi kita koordinasi juga ke Polres Bangka Selatan," kata Agus.

Baca juga: Cara Satgas Kejar Target Herd Immunity di Bangka Belitung, Vaksinasi Siang Malam Hingga Doorprize

Bupati Basel, Riza Herdavid menyayangkan naiknya status PPKM Basel ke level III, karena target vaksinasi yang ditetapkan pemerintah pusat tidak tercapai.

"Ketika antusias masyarakat divaksin sudah mulai tinggi, kinerja kepolisian dalam membuka gerai vaksin sudah luar biasa, tetapi tidak didukung dengan ketersediaan vaksin," kata Riza, Senin (11/10).

Diakuinya, sejauh ini, berdasarkan laporan yang diterimanya, dosis vaksin yang masuk ke Basel tidak berimbang dengan daerah lain di Babel.

Ia meminta agar pemerintah pusat dan provinsi dapat mendistribusikan vaksin secara merata dan berkeadilan.

Halaman
123
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved