Breaking News:

Dosen IAIN SAS Bangka Belitung Ajak Bijak Bermedia Sosial dalam Gerakan Literasi Digital Nasional

Bangka,11/10/2021. Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Bangka Barat Mulai bergulir pada Kamis, 7 Oktober 2021 telah dilangsungkan Webinar

Editor: khamelia
IAIN SAS Bangka Belitung
Webinar Literasi Digital di Kabupaten Bangka Barat, Selasa (11/10). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Bangka Barat Mulai bergulir pada Kamis, 7 Oktober 2021 telah dilangsungkan Webinar bertajuk “Perempuan Melek Digital, Pengawasan Dampak Buruk Internet Bagi Anak”.

Kegiatan massif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI, Webinar ini merupakan rangkaian ke-12 webinar yang diselenggarakan di Kabupaten Bangka Barat, Selasa (11/10).

Kegiatan yang dimaksudkan untuk mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif-nya untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.

Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 juta jiwa dari 274,9juta jiwa total jumlah penduduk Indonesia. Iniartinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7persen.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital.

"Hasil survey literasi digital yang kita lakukan bersama siber kreasi dan kata data pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,"katanya lewat diskusi virtual.

Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital.

Narasumber sesi keempat Syarifah, M.S.I sekaligus Dosen IAIN SAS Bangka Belitung menegaskan bahwa kita harus mengenal istilah anak menurut UU RI no 4 tahun 1979 tentang kesejahteraan anak: “anak adalah mereka yang berusia 21 tahun dan belum menikah”. Sedangkan menurut UU 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak: “Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan”. Saat ini banyak sekali dampak positif internet ketika berinteraksi apalagi anak-anak kita saat ini belajar menggunakan internet.

Dampak positif tersebut mencakupi, di bidang ekonomi, website usaha, e-commerce, bisnis start up, dan industri kretaif lainnya, di bidang pendidikan, media pembelajaran daring, sumber belajar, di bidang informasi, kita bisa mengakses informasi kapanpun dan di manapun, bidang kesehatan, referensi kesehatan dan jasa pelayanan secara online, di bidang hiburan, kita bisa mengakses media sosial, dan lainnya. Selain itu, adapun dampak negatif dari internet adalah, kecanduan internet, perjudian, pornografi, pencurian data pribadi, cyber bullying, mengabaikan orang di sekitar, menjadi pribadi pemarah, membuang-buang waktu, mendapat pengaruh buruk, dan masalah kesehatan.

Pada webinar yang menyasar target segmen masyarakat Bangka Barat dan sukses dihadiri 496 peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual.

Diketahui, selain Syarifah,M.S.I webinar tersebut diisi beberapa narasumber, seperti  yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Masfuukhatur Rokhmah, M.Psi (Dosen Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma), Fitria Widi Waluya (Mediapreneur, TV Presenter, dan, Owner Eloxa). Hj. Melati Erzaldi, S.H.(Ketua TP PKK Provinsi Kep.Bangka Belitung. Pegiat media sosial yang juga seorang news presenter, Jurnalis TV One, Moderator/MC, Safira, Bertindak sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan membagikan pengalamannya. (*)

Penulis : Ayaknan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved