Breaking News:

Video

Video Penambang Liar di Pangkalpinang Digeruduk Tim Pol PP

Pancuran air berwarna coklat dari kejauhan terlihat dibalik tingginya semak-semak, sambil diiringi gaduh bunyi mesin penambang.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: fitriadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pancuran air berwarna coklat dari kejauhan terlihat dibalik tingginya semak-semak, sambil diiringi gaduh bunyi mesin penambang.

Beberapa penambang nekat berlarian meningglakan mesin yang masih menyala.

Kali ini penambang liar kembali nekat menambang di aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) di Air Mawar, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang.

"Matikan mesinnya, matikan," tegas Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja(Kasatpol PP) kota Pangkalpinang Efran saat menedekati penambang.

Beberapa orang sempat meminta kompensasi kepada tim Satpol PP yang puluhan orang turun ke lapangan tersebut.

Namun ditegaskan Efran untuk yang merusak aset Pemerintah tidak perlu lagi peringatan.

Baca juga: Polres Pangkalpinang Lebih Selektif Beri Izin Keramaian di Masa PPKM

Tak hanya itu kata Efran penambang di Kota Pangkalpinang sudah jelas melanggar Perda ditambah lagi merusakan aset Kota Pangkalpinang.

"Sudah jelas ini adalah aset milik Pemkot tidak perlu ada peringatan tidak ada yang namanya SP1 atau SP2 dan sebagainya. Kita sebagai eksekutor memang bertindak jadi aset Pemkot Pangkalpinang tidak bisa digunakan sembarang tanpa persetujuan pusat," tegas Efran kepada Bangkapos.com, Senin (11/10/2021).

Bahkan Efran menambahkan, memang sudah tugas Satpol PP melakukan pengawasan aset.

Sejumlah mesin, selang, karpet, hingga sakan diangkut semua oleh tim Satpol PP. Bahkan mobil pick up dan mobil Dalmas milik Pol PP terisi penuh oleh barang sitaan.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved