Breaking News:

Berita Bangka Barat

Awalnya Bilang Hoaks, Camat Muntok Klarifikasi Begini Soal Masuk Pasar Bakal Wajib Bukti Vaksinasi

Camat Muntok Sukandi memberikan klarifikasi terkait beredarnya leaflet berisikan pengumuman masuk Pasar Ikan Muntok harus disertai bukti vaksin.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: El Tjandring
istimewa
Leaflet yang berisikan ketentuan bagi warga Bangka Barat yakni penggunaan bukti vaksinasi Covid-19 dalam layanan publik yang terhitung 1 Oktober 2021. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Camat Muntok Sukandi memberikan klarifikasi terkait beredarnya leaflet berisikan pengumuman masuk Pasar Ikan Muntok harus disertai bukti vaksin.

Sukandi telah menggelar rapat koordinasi bersama Forkopimcam di Gedung Serba Guna Kecamatan Muntok.

Sebelumnya beredar di beberapa grup media sosial whatsapp terkait leaflet, berupa Surat Edaran (SE) tentang penggunaan bukti vaksinasi Covid-19 dalam layanan publik.

Dalam SE tersebut terdapat tujuan poin terkait vaksinasi, namun di bawah tujuh poin tersebut ada pengumuman yang mengatur dua poin terkait bukti vaksinasi.

Pertama, masuk Pasar Ikan Muntok harus sudah divaksin Covid-19 minimal dosis pertama. Kedua, apabila ditemukan masyarakat yang belum melakukan vaksin Covid-19 maka akan divaksin di tempat.

Sebelumnya Sukandi menanggapi hal tersebut, mengatakan informasi pada bagian pengumuman di Leaflet tersebut adalah tidak benar alias hoaks.

Namun usai menggelar rapat, Sukandi mengklarifikasi pernyataan sebelumnya tersebut.

Baca juga: Demi Wijin, Gisella Anastasia Rela Lakukan Ini hingga Video 19 Detik Viral dan Bikin Heboh

Baca juga: Begini Caranya Agar Uang Koin Rp 1000 Kelapa Sawit Bisa Laku Jutaan Rupiah di Kalangan Kolektor

Baca juga: Video Gisel Terbaru Pakai Baju Tidur, Rambut Terurai Goyang Bareng 2 Pria, Ditonton 4,7 Juta Kali

Sukandi mengatakan tempat layanan publik hingga tempat kerumunan seperti pasar akan menjadi target untuk pencapaian vaksinasi agar terbentuk herd Immunity.

"Pengumuman itu benar ada diperintahkan Kapolres untuk Kapolsek, dan langsung ambil tindakan," ujar Sukandi, Rabu (13/10/2021).

"Cuman bukan hanya di pasar, tapi seluruh layanan publik."

Halaman
123
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved