Breaking News:

News

Babel Punya Harta Karun LTJ, Arbi Leo: Mari Wujudkan Revolusi Industri di Babel

Bumi Bangka Belitung menyimpan "Harta Karun" yang bakal menjadi incaran dunia. Harta karun ini  disebut Logam Tanah Jarang (LTJ).

Penulis: iklan bangkapos | Editor: El Tjandring
Ist
Owner PT Bersahaja Arbi Leo 

Babel Punya Harta Karun LTJ, Arbi Leo : Mari Wujudkan Revolusi Industri di Babel

BANGKAPOS.COM - Bumi Bangka Belitung menyimpan "Harta Karun" yang bakal menjadi incaran dunia. Harta karun ini  disebut Logam Tanah Jarang (LTJ), yang tersebar seluruh lokasi tambang timah di Pulau Bangka maupun Pulau Belitung.

Memang LTJ ini tidak mudah ditemukan dalam jumlah yang banyak dalam satu lokasi tambang, karena jenis mineral ini merupakan mineral accessory atau pengikut terhadap jenis mineral lainnya. 

Penggunaan logam tanah jarang sangat luas dan erat kaitannya dengan produk industri teknologi tinggi  yang menjadikannya sebagai mineral bernilai ekonomis. Di Indonesia, potensi logam tanah jarang terdapat sebagai mineral ikutan (accessory) pada komoditas emas dan timah aluvial. 

Arbi Leo bersama Tim Kementrian Peninjauan PT Bersahaja di Kecamatan Merawang,Kabupaten Bangka beberapa waktu lalu.
Arbi Leo bersama Tim Kementrian Peninjauan PT Bersahaja di Kecamatan Merawang,Kabupaten Bangka beberapa waktu lalu. (Ist)

Harta karun yang dimaksud disebut sebagai tanah jarang dan sebagai mineral di luar timah. Tanah jarang ini merupakan hasil dari sisa bongkaran-bongkaran pertambangan timah. Ternyata di situ ada mineral ikutan. Untuk keberadaan pastinya harus dipastikan lagi dengan eksplorasi.

Berdasarkan buku "Potensi Logam Tanah Jarang di Indonesia" Badan Geologi Kementerian ESDM pada 2019, logam tanah jarang (LTJ) ini merupakan salah satu dari mineral strategis dan termasuk ‘critical mineral’ yang terdiri dari 17 unsur.

Unsur tersebut antara lain scandium (Sc), lanthanum (La), cerium (Ce), praseodymium (Pr), neodymium (Nd), promethium (Pm), samarium (Sm), europium (Eu), gadolinium (Gd), terbium (Tb), dysprosium (Dy), holmium (Ho), erbium (Er), thulium (Tm), ytterbium (Yb), lutetium (Lu) dan yttrium (Y).

Meski demikian, unsur tersebut sangat sukar untuk ditambang karena konsentrasinya yang cukup tinggi untuk ditambang secara ekonomis. Mineral yang mengandung LTJ utama adalah bastnaesit, monasit, xenotim, zirkon, dan apatit. Mineral tersebut merupakan mineral ikutan dari mineral utama seperti timah, emas, bauksit, laterit nikel, hingga batu bara.

Pabrik Pengelolahan Zirkon PT Bersahaja di Kecamatan Merawang,Kabupaten Bangka
Pabrik Pengelolahan Zirkon PT Bersahaja di Kecamatan Merawang,Kabupaten Bangka (Ist)

Adapun, manfaat dari harta karun yang dicari ini sangat banyak, bahkan bisa menghasilkan belasan unsur. Salah satunya untuk industri baterai, nuklir, dari induknya yaitu monazite lalu beberapa unsur atau produk turunannya bisa digunakan untuk berbagai keperluan.

Kesulitan untuk menambang harta karun ini adalah sumber dayanya yang harus firm terlebih dulu karena ini bisnis mahal. Saking mahalnya, orang pun pasti akan ragu untuk melakukan investasi kepada jumlah sumber daya yang belum pasti dan belum firm. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved