Breaking News:

Berita Sungailiat

Mahasiswa KKN UBB Bangun Lima Spot Foto di Wisata Sejarah Kota Kapur

Sebanyak 14  mahasiswa KKN Tematik UBB  bersama 15 anggota kelompok hutan kemasyarakatan (HKM) Wana Mina Kota Kapur membuat lima spot foto.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Dok/Eddy Jajang
Mahasiswa KKN Tematik UBB bersama anggota kelompok Hutan Kemasyarakatan Wana Mina Kota Kapur, Selasa (12/10/2021) bergotong-royong membangun track jembatan sepanjang 70 meter dan lima spot berfoto di hutan mangrove, yang berjarak 2 km dari Desa Kota Kapur. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sebanyak 14  mahasiswa KKN Tematik UBB  bersama 15 anggota kelompok hutan kemasyarakatan (HKM) Wana Mina Kota Kapur membuat lima spot  tempat berfoto, masing-masing berukuran 3 kali 3 meter,  mulai dikerjakan Selasa (12/10/2021) pagi.

Lima spot foto ini diletakan  di dalam hutan mangrove (Rhizophuraceae) tebal di tepi Sungai Menduk

Adanya spot foto ini menjadi, daya tarik Desa Kota Kapur, Bangka,  yang telah dikenal  sebagai destinasi wisata sejarah, kini kian bertambah. 

Ketua KKN Tematik UBB Desa Kota Kapur Irfan mengemukakan, hingga Selasa petang kemarin  mereka sudah merampungkan dua spot tempat berfoto.  Kedua spot itu berada di dalam hutan mangrove yang dihuni bermacam  jenis burung serta tanaman bakau.

“Tiga spot  foto sisanya lagi  akan kita kerjakan hari berikutnya,” kata Irfan, dalam rilis, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Tim Misteri Cari Barang Bukti, Kucing Kesayangan Amalia Tiba-tiba Muncul dan Bersikap Aneh

Baca juga: Demi Wijin, Gisella Anastasia Rela Lakukan Ini hingga Video 19 Detik Viral dan Bikin Heboh

“Panjang track jembatan lebih dari 300 meter, itu  track lama. Kita hanya membangun track baru   sepanjang 70 meter saja.  Sebab 230 dari 300 meter kondisinya masih bagus,” lanjut mahasiswa Prodik Teknik Penambangan pada Fakultas Teknik UBB.    

Track jembatan menembus hutan mangrove dinilai cukup kuat  untuk  menopang pengunjung dan wisatawan ketika berada di hutan mangrove.  

Track jembatan  dengan lebar 1,3 meter dan berada dua meter dari lumpur, seluruhnya baik   tiang  pancang  maupun   lantai papan tebal berasal dari pohon gelam (Melaleuca leucadendron).

Sementara itu, Ulfi Iriandi, salah seorang mahasiswa KKN UBB, di tempat terpisah  menjelaskan track jembatan dan spot tempat berfoto merupakan jalan masuk ke dalam hutan mangrove  yang luasnya  lebih dari 200 hektar.

Ulfi, mahasiswa Prodi Agribisnis UBB optimistis bila   kehadiran track jembatan dan spot  tempat berfoto  tersebut dapat menarik lebih banyak  pengunjung dan wisatawan  untuk menjatuhkan pilihan berliburnya ke  Desa Kota Kapur.  

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved