Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Menkumham Ajak Berperan dalam Pemulihan Ekonomi, Lapas Perempuan Pangkalpinang Siap Berkaloborasi

Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Pangkalpinang turut serta dalam Seminar Nasional dalam rangka HDKD Tahun 2021

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Ist/Humas Lapas Perempuan
Kegiatan Seminar Nasional dalam rangka HDKD Tahun 2021 di lapas perempuan yang diikuti serentak secara virtual melalui zoom meeting 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Pangkalpinang turut serta dalam Seminar Nasional dalam rangka HDKD Tahun 2021.

Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly dalam Seminar Nasional tersebut mengatakan pentingnya kolaborasi nasional dalam menghadapi pandemi Covid-19 dan percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Hal itu disampaikan Yasonna pada acara tersebut dalam rangka Hari Dharma Karya Dhika di Graha Pengayoman, Kemenkumham, Jakarta, Selasa (12/10/2021) kemarin.

Yasonna menyatakan, Kementerian Hukum dan HAM telah mengambil langkah strategis dalam pemulihan ekonomi nasional. Yakni melalui digitalisasi penyelenggaraan layanan publik di hampir seluruh jenis layanan. Antara lain, layanan administrasi hukum umum, layanan kekayaan intelektual,  sampai pada layanan keimigrasian.

"Tujuannya untuk menghadirkan layanan  publik optimal serta menjawab kebutuhan pengguna, di masa yang penuh ketidakpastian akibat pandemi Covid-19," kata Yasonna dalam rilis Lapas Perempuan Pangkalpinang, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS, Dorong TI Apung yang Kandas, Leher Pekerja TI Diterkam Buaya Sungai Melandut

Baca juga: Nahas, Pria Asal Riausilip Diterkam Buaya Saat Tarik Ponton TI, Korban Masih di Mulut Buaya

Pada pekan lalu, kata Yasonna, Kemenkumham me-launching Aplikasi Perseroan Perseorangan yang diharapkan mampu mengangkat perekonomian nasional melalui UMKM dan usaha mikro.

Aplikasi tersebut membuat UMKM dan usaha mikro dapat memiliki legalitas hukum dan melebarkan akses finansial melalui kerja sama perbankan.

Dalam seminar yang mengangkat tema "Peran Kementerian Hukum dan HAM dalam Mengakselerasi  Indonesia Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional" tersebut, Yasonna mengungkapkan bahwa Kemenkumham mengambil peran penting dan strategis dengan menjadi salah satu anggota tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GNBBI) untuk menstimulus UMKM dan pelaku ekonomi kreatif.

Kementerian Hukum dan HAM juga mengakselerasi kebijakan dalam mendorong kemudahan berusaha (ease of doing bussiness) melalui pembenahan regulasi, di antaranya UU Kepailitan, UU Perseroan Terbatas, Kemudahan Memperoleh kredit, perdagangan lintas batas (trading accross border), dan penyederhanaan proses perizinan.

"Ini merupakan komitmen Kementerian Hukum dan HAM untuk mempermudah pendirian Perseroan Perorangan bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil, serta menjadi dorongan untuk memulihkan perekonomian dari tekanan pandemi Covid-19," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved