Breaking News:

Berita Bangka Barat

Mesin Pilar Utama Masalah Bikin Sering Listrik Padam, PLN Targetkan Normal Akhir Oktober

PLN wilayah Bangka Belitung telah melakukan berbagai upaya dengan mendatangkan mesin PLTG dari Riau.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Ilustrasi rangkaian instalasi listrik di jalan Menara Air, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Manajer Unit Layanan Pelanggan Muntok, Heru Herdiansyah mengungkapkan adanya gangguan teknis pada Marine Vassel Plant (MVP) atau mesin PLTG berkapasitas 25 MW.

Masalah ini yang menyebabkan seringnya terjadi pemadaman listik di wilayah Bangka Belitung termasuk di Kabupaten Bangka Barat.

"Sebelumnya kami sampaikan permohonan maaf dari PLN wilayah Bangka Belitung, secara umum karena saat ini yang terdampak bukan hanya di Bangka Barat saja. Akan tetapi kondisi kelistrikan, secara keseluruhan saat ini," ujar Heru Herdiansyah, Rabu (13/10/2021).

"Untuk kendala adalah satu unit MPV atau PLTG, pusat kerusakan berada di Air Anyir Pangkalpinang itu terkendala di sisi enginenya. Sehingga mengharuskan untuk shutdown, hingga tidak beroperasi saat ini."

Heru mengatakan, kondisi saat ini unit induk pembangkitan yang paling besar sistemnya sudah interkoneksi, sehingga saat terkena masalah berimbas ke seluruh pulau Bangka.

"Jadi karena kerusakan saat ini satu mesin pilar utama, kita yang mengalami kendala gangguan ini karena kapasitas pembangkitan yang paling besar. Sehingga dampaknya, sampai ke pulau Bangka semuanya. Dari empat pembangkit yang ada, terdiri dari dua PLTU dan dua PLTG atau MPV, terdapat PLTD yang tersebar di Pulau Bangka," jelasnya.

Untuk mengatasi gangguan tersebut, PLN wilayah Bangka Belitung telah melakukan berbagai upaya dengan mendatangkan mesin PLTG dari Riau.

Tak hanya itu pihaknya juga mendatangkan tenaga ahli dari General Electric, dan akan melakukan pekerjaan pemulihan nonstop 24 jam.

Heru mengungkapkan kondisi tersebut paling lambat sistem kelistrikan di Pulau Bangka, kembali normal ditargetkan pada 28 Oktober 2021.

Baca juga: Demi Wijin, Gisella Anastasia Rela Lakukan Ini hingga Video 19 Detik Viral dan Bikin Heboh

Baca juga: Begini Caranya Agar Uang Koin Rp 1000 Kelapa Sawit Bisa Laku Jutaan Rupiah di Kalangan Kolektor

Baca juga: Video Gisel Terbaru Pakai Baju Tidur, Rambut Terurai Goyang Bareng 2 Pria, Ditonton 4,7 Juta Kali

"Memerlukan sekitar waktu 12 hari untuk perakitan dan penyusunannya, kemungkinan di tanggal 28 Oktober sudah bisa beroperasi kembali," jelasnya.

Sementara itu untuk informasi mengenai pemadaman masyarakat, dapat mengakses lewat media sosial dan call center.

"untuk masyarakat, saat ini bisa mengakses info jaringan padam di Facebook PLN wilayah Bangka Belitung ataupun di Instagram PLN Babel atau di call center 123," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved