Breaking News:

Pekerja TI Diterkam Buaya

Oktober-Desember Musim Kawin Buaya, Alobi Babel Imbau Warga Tak Beraktivitas di Area Habitat

Pihak Pusat Penyelamatan Satwa Alobi Foundation Bangka Belitung mengaku baru mendapat kabar tersebut dan akan terjun ke lapangan besok

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: khamelia
Dok/Brigadir Prayudinata
Bhabinkamtibmas Desa Riau Brigadir Prayudinata mengecek lokasi pekerja tambang yang diterkam buaya Rabu 13/10/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Konflik antar manusia dan buaya kembali terjadi di Pulau Bangka.

Kali ini korban, seorang pekerja tambang inlonvensional (TI) jenis apung diterkam buaya saat beraktivitas di Sungai Melandut Desa Riau Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka Rabu (13/10/2021).

Pekerja tambang tersebut diketahui bernama Punggul diterkam dan diseret buaya saat mendorong ponton TI apung yang kandas.

Pihak Pusat Penyelamatan Satwa Alobi Foundation Bangka Belitung mengaku baru mendapat kabar tersebut dan akan terjun ke lapangan besok hari, Kamis (14/10/2021).

"Kita besok baru ke sana, info kita dapat BPBD dan BKSDA sudah di lokasi. Konflik antar buaya dan manusia, salah satu memang terjadi karena aktivitas penambangan, serba susah, kalau sudah berhubungan dengan kerusakan habitat," ujar Manager Pusat Penyelamatan Satwa Alobi Foundation Bangka Belitung, Endy R Yusuf.

Selain faktor habitat, masa periode kawin buaya juga menyebabkan predator ini lebih agresif.

"Musim kawin juga jadi penyebab, karena saat ini bulan Oktober, November hingga Desember, mereka lebih agresif. Kami mengimbau kepada warga jangan beraktivitas di area habitat buaya pada jam-jam 18.00 WIB ke atas, karena buaya agresif, apalagi posisi sekarang habitat di situ sudah rusak," kata Endy. (cici)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved