Breaking News:

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Boleh atau Tidak, Ustaz Abdul Somad Ingatkan 4 Hal Ini

Ustaz Abdul Somad menjelaskan, peringatan maulid nabi sebaiknya tidak melenceng dari empat hal

Editor: Alza Munzi
http://belitung.tribunnews.com
Penjelasan Ustaz Abdul Somad soal perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 

BANGKAPOS.COM -- Nabi Muhammad SAW lahir pada 12 Rabiul Awal atau tahun gajah.

Tahun 2021, tanggal 20 Oktober bertepatan dengan lahirnya Nabi Muhammad SAW dan ditetapkan sebagai hari libur.

Di Indonesia, umumnya digelar perayaan maulid nabi dengan beberapa acara.

Hal itu berlangsung secara turun temurun dan menjadi bagian tradisi suatu daerah tersebut.

Di Pulau Bangka, digelar acara nganggung atau makan bersama di masjid atau surau yang diawali ceramah dan doa bersama.

Begitu juga daerah-daerah lain di Indonesia, memiliki tradisi unik memperingati maulid nabi.

Ustaz Abdul Somad menjelaskan, peringatan maulid nabi sebaiknya tidak melenceng dari empat hal yakni membaca Al Quran, sejarah nabi, tausiah, dan makan.

Dalam Fatâwa al-Azhar dinyatakan oleh Syekh ‘Athiyyah Shaqar bahwa menurut Imam al-Suyuthi, al-Hafizh Ibnu

Hajar al-‘Asqalani dan Ibnu Hajar al-Haitsami memperingati maulid nabi itu baik.

Baca juga: Begini Caranya Agar Uang Koin Rp 1000 Kelapa Sawit Bisa Laku Jutaan Rupiah di Kalangan Kolektor

Meskipun demikian mereka mengingkari perkara-perkara bid’ah yang menyertai peringatan maulid.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved