Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Terdakwa Tatang Sebut Lobi Pertama Kasus Korupsi KMK BRI Pangkalpinang Berlangsung di Warkop

Terdakwa Tatang Suryana, menyangkal keterangan saksi M Redinal Airlangga, selaku Account Officer (AO)

Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Ketua Majelis Hakim Pengadilan Pengadilan Negeri PHI / Tipikor Negeri Kelas 1A Pangkalpinang, Dewi Sulistiarini 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Terdakwa Tatang Suryana, menyangkal keterangan saksi M Redinal Airlangga, selaku Account Officer (AO), perkara korupsi pemberian fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) kantor cabang BRI Pangkalpinang dan kantor cabang pembantu BRI Depati Amir.

Keberatan tersebut, disampaikan terdakwa Tatang Suryana, pada agenda pemeriksaan saksi M Redinal, yang menjadi terdakwa pada berkas terpisah, pada sidang lanjutan, di ruang Garuda Pengadilan Negeri PHI / Tipikor Negeri Kelas 1A Pangkalpinang, Rabu  (13/10/2021).

Bantahan tersebut, bermula saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Pangkalpinang Eko, melontarkan pertanyaan awal mula terdakwa Tatang Suryana selaku Debitur dengan M Redinal selaku AO di kantor cabang  BRI Pangkalpinang.

Dalam keterangannya, Redinal mengaku beberapa kali bertemu dengan Tatang Suryana, guna membahas soal KMK tersebut. Salah satu pertemuan keduanya, di kantor milik Tatang, di kawasan Air Hitam, Pangkalpinang.

"Kami bertemu kurang lebih sekitar tiga kali, pertemuan pertama di kantor BRI, kedua di kantor saudara Tatang di kawasan Air Hitam, dan ketiga juga di kantor BRI," kata M Redinal.

Namun, kesaksian tersebut dibantah terdakwa Tatang, saat mendapat kesempatan menanggapi keterangan tersebut oleh ketua majelis hakim Dewi Sulistiarini.

Baca juga: 8 Debitur Perkara Korupsi BRI Lakoni Sidang Perdana, Didakwa Turut Serta Merekayasa Berkas KMK

Baca juga: Terjerat Korupsi BRI Pangkalpinang, Direktur CV HPJ Dituntut 8 Tahun Penjara, Denda Setengah Miliar

Baca juga: Terjerat Kasus Korupsi Kredit Modal Kerja, Mantan Bos BRI Pangkalpinang Mengaku Tak Bersalah

Di mana kata Tatang, pertemuan awal keduanya justru di Warung Kopi (Warkop), bukan di Kantor Cabang BRI, sebagaimana yang disampaikan M Redinal.

"Izin yang mulia saya membantah keterangan saudara Redinal, karena pertemuan kami pertama itu bukan di kantor cabang BRI Pangkalpinang, akan tetapi di Warkop. Malamnya, baru ketemu di kantor cabang BRI Pangkalpinang," kata Tatang Suryana.

Dalam surat dakwaan Primainya, Tatang didakwa turut serta melakukan perbuatan, yaitu secara melawan hukum mengajukan kredit modal kerja di kantor cabang BRI  Pangkalpinang, tidak sesuai dengan ketentuan pencairan kredit.

Tatang juga didakwa, merekayasa berkas permohonan kredit dan menggunakan uang pencairan kredit tidak sesuai dengan peruntukannya.

Selain itu, Tatang juga didakwa  telah memperkaya diri sendiri sebesar Rp200.000.000, dan memperkaya orang lain yaitu terdakwa  Sugianti alias Aloy  sebesar Rp1.300.000.000.

(Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved