Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Total Investasi McDonald's Pangkalpinang Capai Rp15 Miliar, Serap 30 Tenaga Kerja Lokal

Yan Rizana mengatakan, total investasi McDonald's di Pangkalpinang sebesar Rp15 miliar.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
mcdonalds.com.sg
McDonalds 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang Yan Rizana mengatakan, total investasi McDonald's di Pangkalpinang sebesar Rp15 miliar.

Menurut Yan, sudah sejak tahun 2019 lalu pihak McDonald's melakukan survey dan melakukan Feasibility Study (FS) di Kota Pangkalpinang.

"Kurang lebih total seluruh investasinya sebesar Rp15 miliar, rencana untuk membuka itu sudah sejak tahun 2019 kemarin, cuma baru tahun ini terealisasi dan selesai. Yang inshaallah akan kita resmikan dihari Jumat (15/10) nanti," ungkap Yan kepada Bangkapos.com, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Demi Wijin, Gisella Anastasia Rela Lakukan Ini hingga Video 19 Detik Viral dan Bikin Heboh

Baca juga: Video Gisel Terbaru dengan Wijin Ditonton 4 Juta Kali, Mantan Gading Marten Lakukan Ini ke Penonton

Diakuinya, kemarin memang sempat ada penundaan lantaran Covid-19 sedang naik-naiknya di Pangkalpinang.

Ia menilai dengan srmakin banyaknya investasi masuk ke Kota Pangkalpinang seperti McDonald's ini membuat putaran ekonomi semakin meningkat.

"Dengan banyaknya investasi yang masuk, berarti putaran modal, putaran ekonomi atau uang makin meningkat dalam suatu wilayah, juga akan meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat hingga meningkatkan pendapatan asli daerah serta akan menurunkan angka pengangguran terbuka pemerintah daerah atau kota," jelasnya.

Yan mengatakan, di samping memberikan kemudahan investasi, pihaknya juga akan meningkatkan kepercayaan investor dan calon investor di Kota Pangkalpinang.

Gerai McDonald's yang berlokasi di Jalan Jelutung (depan Makam Kerkhof) Kota Pangkalpinang
Gerai McDonald's yang berlokasi di Jalan Jelutung (depan Makam Kerkhof) Kota Pangkalpinang (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Adapun kemudahan yang diberikan seperti melaksanakan proses perizinan melalui OSS RBA, mewujudkan sarana prasarana pendukung dlm proses perizinan, melaksanakan promosi potensi daerah, terutama sektor perdagangan dan jasa, serta pariwisata, dan melakukan pembinaan dan pengawasan secara reguler terhadap pelaku usaha.

Yan menyebutkan, investasi sebetulnya ada dua yaitu ada nilai investasi dan realisasi investasi.

Baca juga: Begini Caranya Agar Uang Koin Rp 1000 Kelapa Sawit Bisa Laku Jutaan Rupiah di Kalangan Kolektor

Baca juga: Mau Dapat Bantuan Rp 1 Juta, Pemilik Rekening BRI, BNI, BTN, dan Mandiri Harus Penuhi Syarat Ini

Nilai investasi bisa diketahui apabila di dalam membuat perizinan  investor membuat rencana investasi. Sementara direalisasikannya itu belum tentu sama.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved