Breaking News:

Erzaldi Rosman

Upaya Gubernur Erzaldi Mengatasi Kelangkaan BBM di Bangka Belitung

Gubernur Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman berupaya mencari solusi, untuk mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Babel

Penulis: Riki Pratama | Editor: fitriadi

BANGKAPOS.COM - Gubernur Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman berupaya mencari solusi, untuk mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Babel belakangan ini.

Upaya yang sudah dilakukan Gubernur Erzaldi diantaranya, bertemu dengan jajaran direksi PT Pertamina Patra Niaga, pada hari Senin (11/10/2021).

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution, Direktur Pemasaran Regional Jumali, serta Direkur Rekayasa dan Infrastruktur Darat Eduward Adolof Kawi, menerima kedatangan Gubernur Erzaldi bersama rombongan saat itu.

Dalam pertemuan itu membahas persoalan terjadinya kelangkaan BBM, jumlah kebutuhan BBM di Babel, hingga hal teknis pendistribusian BBM ke Babel diantaranya rencana pengembangan Pelabuhan Tanjung Gudang, Belinyu tahun mendatang.

Sehingga bisa disandari kapal besar berkapasitas 9.000 gross tonnase, dengan panjang kapal hingga 185 meter, lebar alur 200 meter dan kedalamannya 9 lbs.

“Kelangkaan BBM bukan hanya bikin kita yang bingung, pihak PT Pertamina Patra pun mengakui, kenaikan permintaan BBM di Belitung memang cukup mendadak cukup tinggi, di Belitung Timur naik hingga 300 persen dan Belitung 100 persen,” tulis Erzaldi pada akun Instagramnya erzaldi.rosmandjohan, Rabu (13/10/2021).

“Inilah yang saya berusaha saya sampaikan kepada Pertamina kemarin bahwa Babel butuh penambahan kuota. Jika tidak ini akan membuat kondisi perekonomian kita terganggu,” lanjutnya.

Pihak Pertamina, kata Erzaldi, memberikan opsi jangka pendek dengan menawarkan mobil storage dari perusahaan mitra mereka, mobil PTO di Babel.

“Opsi jangka panjang yang saya tawarkan kepada Pertamina adalah, untuk membangun storage di Pelabuhan Tanjung Gudang di Belinyu. Dan tahun depan sudah mulai pengerjaannya, juga akan ada pemotongan karang yang menghambat di muara. Alhamdulillah pihak Pertamina akan berusaha menyesuaikan. Mohon doa restu. Jika berjalan maka insyaAllah kita tak lagi kekurangan pasokan,” ujar Erzaldi. (*)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved