Breaking News:

Pekerja TI Diterkam Buaya

Warga Geger Buaya Muncul Bawa Tubuh Pekerja TI Dimulutnya, Evakuasi Korban Terbentur Gelap Malam

Peristiwa diterkamnya seorang pekerja TI di Sungai Melandut Desa Riau, Kecamatan Riausilip, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung membuat geger.

Penulis: deddy_marjaya | Editor: nurhayati
freepik.com/naypong via kompas.com
Ilustrasi diterkam buaya ganas 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Peristiwa diterkamnya seorang pekerja TI apung di Sungai Melandut Desa Riau, Kecamatan Riausilip, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung membuat geger.

Sejumlah pekerja tambang timah  dan warga yang datang ke pinggir sungai bahkan beberapa kali melihat buaya muncul kembali dari dalam sungai.

Buaya muncul dengan posisi di mulut tetap menggigit kuat tubuh Punggul dibagian leher.

"Muncul beberapa kali pak buaya itu posisi mulut buaya mengigit leher korban tak dilepas keluar masuk air sungai," kata Rahmat warga yang dihubungi Bangkapos.com masih di lokasi, Rabu (13/10/2021)

Brigadir Prayudinata Bhabinkamrbas Desa Riau mengatakan kejadian tersebut sudah dilaporkan ke BPBD Kabupaten Bangka untuk membantu pencarian korban. Termasuk menghubungi aparat desa dan relawan.

"Tapi kondisi saat ini terbentur oleh mulai gelapnya malam nanti kita akan koordinasi jika tim SAR sudah tiba," kata Brigadir Prayudinata sekitar pukul 18.10 WIB saat dihubungi Bangkapos.com.

Seperti diketahui seorang pekerja tambang inlonvensional (TI) jenis apung ditekam buaya saat beraktivitas di Sungai Melandut Desa Riau Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka Rabu (13/10/2021) sore.

Pekerja tambang tersebut diketahui bernama Punggul diterkam dan diseret buaya saat mendorong ponton TI apung yang kandas.

Baca juga: BREAKING NEWS, Dorong TI Apung yang Kandas, Leher Pekerja TI Diterkam Buaya Sungai Melandut

Baca juga: Nahas, Pria Asal Riausilip Diterkam Buaya Saat Tarik Ponton TI, Korban Masih Berada Dimulut Buaya

Peristiwa tersebut terjadi sore hari diketahui satu unit ponton TI apung hendak dipindahkan karena kandas.

Selanjutnya sejumlah pekerja mendorong dengan turun ke Sungai. Kondisi kedalaman air dipinggir hanya sekitar 1-1,5 meter.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved