Breaking News:

Berita Sungailiat

40 Pengelola Wisata di Bangka Tambah Skill Pengetahuan Keamanan dan Keselamatan Destinasi Wisata

Kegiatan pelatihan keamanan dan keselamatan destinasi wisata yang digelar oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka resmi ditutup, Kamis.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: El Tjandring
Ist/Diskominfotik
Penutupan pelatihan keamanan dan keselamatan destinasi wisata oleh Bupati Bangka Mulkan, Kamis (14/10/2021) di Auditorium Hotel Tanjung Pesona, Sungailiat, Bangka. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kegiatan pelatihan keamanan dan keselamatan destinasi wisata yang digelar oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka resmi ditutup, Kamis (14/10/2021).

Pelatihan yang sebelumnya diadakan pada 12-14 Oktober 2021 tersebut melibatkan sebanyak 40 peserta yang terdiri dari pengurus desa wisata, pengelola pantai dan seluruh pokdarwis yang ada di Kabupaten Bangka.

Pada hari ini, Bupati Bangka Mulkan menutup secara resmi kegiatan pelatihan yang merupakan edukasi berupa teori dan praktik dalam keamanan dan keselamatan di destinasi wisata tersebut.

Kegiatan penutupan pelatihan tersebut dilaksanakan di Auditorium Hotel Tanjung Pesona, Sungailiat, Bangka.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka, Arman Agus menyebutkan bahwa kegiatan pelatihan yang sudah dilaksanakan selama kurang lebih 3 hari tersebut dilakukan dengan berbagai metode seperti diskusi, tanya jawab dan praktik lapangan.

"Para peserta sudah mendapatkan bekal berupa skill dan pengetahuan terkait penanganan keamanan dan keselamatan di destinasi wisata," kata Arman.

Ia menjelaskan bahwa para peserta juga telah melakukan praktek keselamatan secara langsung yang dilaksanakan di Pantai Tuing Indah, Mapur, Riau Silip.

Selain itu, semua peserta juga mendapatkan sertifikat pelatihan sebagai bukti kehadiran dan partisipasi dalam pelatihan.

Sementara itu, Bupati Bangka Mulkan mengapresiasi atas partisipasi semua pengelola tempat wisata.

"Bukan hanya fasilitas dan pernak-perniknya, tapi keselamatan dan keamanan di tempat wisata juga sangat penting," kata Mulkan.

Baca juga: Jasad Punggul Korban Terkaman Buaya Sudah Tak Utuh, Ditemukan 2 KM dari Lokasi Awal

Baca juga: Dua Pria Asal Muntok Terancam Penjara 20 Tahun, Terciduk Simpan Sabu 17,54 Gram dan 13 Butir Ekstasi

Baca juga: Mengaku Keponakan, Pria Asal Desa Kace Tipu dan Rampas Rp3 Juta Milik Nenek di Desa Terak

Menurutnya hal tersebut menjadi penting sebagai wujud jaminan bagi wisatawan yang akan datang ke destinasi wisata yang ada di Kabupaten Bangka.

"Dengan begitu, akan adanya rasa nyaman data diri wisatawan," pungkasnya.

Oleh karenanya, para wisatawan akan menjadi rutin dan sering berkunjung ke tempat wisata yang ada di Kabupaten Bangka.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra/u2)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved