Breaking News:

Lawan Covid19

Bali Buka Akses Kedatangan Wisatawan Mancanegara, Tetap Berlakukan Syarat Ketat

Meski telah membuka pintu kedatangan wisatawan dari luar negeri, Bali tetap memberlakukan syarat ketat wisatawan.

Editor: fitriadi
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
ILUSTRASI - Suasana terminal keberangkatan domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada 11 Januari 2021. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Setelah sempat vakum beberapa lama karena pandemi, Bali kini siap menyambut wisatawan mancanegara.

Pemerintah Provinsi Bali bahkan telah berencana membuka akses penerbangan internasional pada Kamis (14/10/2021) hari ini.

Meski telah membuka pintu kedatangan wisatawan dari luar negeri, Bali tetap memberlakukan syarat ketat wisatawan.

Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf Henky Hotma P Manurung menerangkan Bali sudah siap untuk menerima wisatawan mancanegara kembali dengan segala prosedur.

Henky menerangkan, diharapkan ada sinergi yang kuat antara pemerintah daerah bersama pemerintah pusat dalam rencana pembukaan pintu masuk internasional.

"Optimisme bahwa Bali siap dibuka untuk wisatawan mancanegara adalah vaksinasi Covid-19 yang mencapai 99 persen untuk dosis pertama, dan dosis kedua 90 persen," ujar Henky dalam webinar "Kesiapan Bali Sambut Wisatawan Mancanegara" di Jakarta, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Mau Dapat Bantuan Rp 1 Juta, Pemilik Rekening BRI, BNI, BTN, dan Mandiri Harus Penuhi Syarat Ini

Baca juga: Begini Caranya Agar Uang Koin Rp 1000 Kelapa Sawit Bisa Laku Jutaan Rupiah di Kalangan Kolektor

Henky menerangkan, mayoritas pelaku usaha pariwisata di Bali telah mendapatkan sertifikasi Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE).

Kemudian, simulasi pelayanan di terminal kedatangan internasional di Bandara Ngurah Rai, semua proses di bandara disimulasikan dengan detil.

"Sesuai dengan protokol kesehatan secara ketat. Itu berpengaruh pada kepercayaan diri masyarakat Bali, sekaligus masyarakat internasional untuk kembali berkunjung ke Bali," ucap Henky.

Kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, kata Henky, penting untuk membangun kembali semangat pekerja, terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) yang ada di Bali dan seluruh ekosistem yang ada.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved