Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Gelar Aksi Trek-trekan di Taman Dealova, 40 Kendaraan Diamankan  

Tim Satuan Lalu Lintas Polres Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung membubarkan aksi balap liar di Taman Dealova, Rabu (13/10/2021) petang.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Puluhan kendaraan yang terjaring razia tampak terparkir di halaman belakang Satlantas Polres Pangkalpinang, Kamis (14/10/2021). (Bangkapos.com/Cepi Marlianto) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim Satuan Lalu Lintas Polres Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung membubarkan aksi balap liar di Taman Dealova, Rabu (13/10/2021) petang.

Saat petugas datang, sebagian pelaku balap liar langsung lari tunggang langgang. Namun mereka yang tak sempat melarikan diri langsung diamankan oleh petugas.

Dalam penertiban itu sebanyak 40 unit kendaraan sepeda motor diamankan polisi karena menggelar aski balap liar, selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Selain mengamankan motor para pembalap, polisi juga mengamankan sepeda motor milik penonton yang menggunakan kenalpot brong, tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan hingga tidak dilengkapi surat kendaraan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pangkalpinang, Ajun Komisaris Polisi, Toni Susanto mengatakan, pihaknya melakukan pembubaran setelah ada laporan masyarakat yang merasa resah akan adanya trek-trekan di jalan tersebut.

Bahkan dalam melancarkan aksi balap liar tersebut mereka tak segan-segan melakukan penyekatan jalan yang tentunya mengganggu lalu lintas sekitar.

"Kami dapat informasi dari masyarakat beberapa hari yang lalu, di taman rekreasi Dealova dijadikan untuk aksi balap liar. Jadi kami lakukan penertiban selama dua hari," kata dia kepada harian ini, Kamis (14/10/2021).

Menurut Toni, tindakan balap liar tentunya sangat membahayakan keselamatan, mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat yang ingin beraktivitas di tempat tersebut.

Apalagi jalan yang digunakan sebagai arena balap liar merupakan jalan yang biasa digunakan masyarakat untuk menuju taman Dealova.

"Jadi kami langsung menindaklanjuti dengan melakukan patroli dan kami menemukan sejumlah pemuda yang mengenakan kendaraan knalpot brong. Ada juga yang mau coba-coba memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi saat kami patroli," jelas Toni Susanto.

Meskipun demikian, lanjut dia, guna mengantisipasi aksi ugal-ugalan di tempat tersebut terjadi kembali pihaknya telah melakukan beberapa langkah antisipasi.

Langkah tersebut berupa melakukan patroli secara rutin skala besar maupun kecil, hingga menempatkan dua anggota personel Satlantas untuk mengawasi aktivitas masyarakat di tempat itu.

"Saya mengimbau kepada masyarakat khususnya warga Pangkalpinang yang ingin ke taman Dealova tetap patuhi kewajiban memakai helm saat berkendara. Selain itu tetap patuhi protokol kesehatan karena masih dalam situasi pandemi Covid-19," tegas Kasatlantas. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto).

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved