Breaking News:

Hukum Mengirim Al Fatihah untuk Orang yang Sudah Meninggal, Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Hukum mengirimkan Al Fatihah kepada orang yang sudah meninggal menurut Ustaz Abdul Somad

Penulis: Widodo | Editor: Iwan Satriawan
tangkapan youtube
Ustadz Abdul Somad, Lc. MA. 

BANGKAPOS.COM -- Apa hukum mengirimkan Al-Fatihah kepada orang yang sudah meninggal? 

Umat islam yang membacakan Al Fatihah merupakan doa kepada orang yang telah wafat atau meninggal dunia.

Ustaz Abdul Somad menjelaskan hukumnya sebagaimana yang dikutip dari kanal YouTube Ceramah Dakwah yang diunggah pada 27 Juni 2017. 

Menurut Ustaz Abdul Somad, bahkan ada hadist ketika orang meninggal dunia. 

"Hadist pertama cepatlah kuburkan jangan jenazahnya ditahan lama-lama," katanya dalam video. 

Kemudian cepat-cepat bacakan bagian kepalanya Al Fatihah dan bagian kaki ujung bacakan surah Al Baqarah. 

"Maka berdasarkan dalil ini, kata mahzab Syafi'i dan disebutkan oleh Imam An Nawawi seelok-eloknya bacalah sehatam Quran, kalau tidak sanggup sehatam Quran bacalah hatinya Al-quran yaitu yasin," ujarnya. 

Dia menambahkan, jika tidak sanggup membaca surah yasin, cukup membacakan Al-Fatihah.  

Membacakan Al Fatihah dan Surat Yasin menjadi doa yang sering dipanjatkan umat Muslim ketika ada orang meninggal.

Di Indonesia ada budaya menggelar Yasinan di rumah duka orang yang baru meninggal dunia.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved