Breaking News:

Pekerja TI Diterkam Buaya

Jasad Punggul Korban Terkaman Buaya Sudah Tak Utuh, Ditemukan 2 KM dari Lokasi Awal

Punggul ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa dengan kondisi tangan kanan putus dan sejumlah luka gigitan bahu dan badan.

Penulis: deddy_marjaya | Editor: El Tjandring
istimewa/BPBD Kabupaten Bangka
Evakuasi jenazah korban diterkam buaya Kamis (14/10/2021) di Sungai Melandut Desa Riau Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tim SAR gabungan berhasil menemukan Ardiansyah alias Punggul penambang yang diterkam buaya di aliran Sungai Melandut Dusun Sinar Gunung, Desa Riau, Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka Kamis (14/10/2021).

Punggul ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa dengan kondisi tangan kanan putus dan sejumlah luka gigitan bahu dan badan.

"Benar sudah kita temukan setelah dilakukan penyisiran di aliran Sungai. Korban ditemukan sudah mmeninggal dengan tangan satu lepas dan luka gigitan di badan," kata Kepala SAR Pangkalpinang Fazli saat dihubungi bangkapos.com.

Menurut Fazli Tim SAR gabungan bersama masyarakat melakuakan penyisiran aliran sungai sejak pagi hari.

Setelah menyisir sekitar 2 kilometer Tim SAR melihat sosok tersangkut di semak pinggir Sungai.

Kemudian didekati dan dipastikan adalah Punggul warga yang hilang diterkam buaya Rabu (13/10/2021) sore kemarin.

Selanjutnya jenazah dengan kondisi tangan satu putus dan luka gigitan di sejumlah tubuh.

Jenazah kemudian dievakuasi ke darat dan dilarikan ke RS Eko Maulana Ali Kecermatan Belinyu.

"Korban sudah kita temukan dan telah dievakuasi ke rumah sakit selanjutnya akan dilakukan penarikan personil dari lokasi," kata Fazli.

Sebelumnya diberitakan, Ardiansyah alias Punggul alias Jukung perantau asal Provinsi Banten tewas diterkam buaya saat berada di Sungai Melandut, dekat Jembatan Dusun Sinar Gunung, Desa Riau, Kecamatan Riausilip, Kabupaten Bangka, Rabu (13/10) sekitar pukul 15.30 WIB.

Tragisnya, peristiwa serangan buaya tersebut disaksikan langsung oleh dua rekan korban sesama pekerja TI apung, Sapri (30) dan Rudi (31).

Namun Sapri dan Rudi tak mampu berbuat banyak, walaupun telah berusaha menolong korban dengan nekat terjun ke sungai dan menendang buaya tersebut, keduanya tak mampu menyelamatkan Punggul.

Buaya muara tersebut tak mau melepaskan gigitannya dan langsung membawa tubuh korban ke dalam sungai lalu menghilang.

Baca juga: Video Gisel Terbaru Pakai Baju Tidur, Rambut Terurai Goyang Bareng 2 Pria, Ditonton 4,7 Juta Kali

Hingga, Rabu (13/10/2021) malam, jasad Punggul belum berhasil ditemukan. Pencarian oleh Tim SAR Gabungan terpaksa dihentikan sementara karena terkendala penerangan.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved