Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Kasus Corona di Babel Melandai,Diklaim Karena Vaksinasi Covid-19 Telah Mencapai Lebih dari 50 Persen

Melandainya kasus positif Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung diklaim karena  vaksinasi Covid-19 yang dilakukan telah mencapai 50 persen

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Wagub Bangka Belitung, Abdul Fatah. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Melandainya kasus positif Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung diklaim karena  vaksinasi Covid-19 yang dilakukan telah mencapai 50 persen lebih ke penduduk Bangka Belitung.

Diketahui jumlah penduduk Babel sebanyak 1.137.824 jiwa, setengahnya telah disuntik vaksin Covid-19, yang dilakukan pemerintah daerah sejak delapan bulan terakhir ini.

Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Abdul Fatah, mengatakan faktor turunnya kasus positif Covid-19 dan meninggal dunia di Bangka Belitung, faktornya karena vaksinasi yang telah gencar dilakukan.

"Jelas karena vaksinasi telah dilakukan di masyarakat sehingga memiliki daya tahan tubuh herd immunity. Sehingga memiliki imunan untuk memerangi virus itu, sehingga walaupun terjangkit tidak sampai mematikan dan tetap isolasi biar tidak menular," kata Abdul Fatah kepada Bangkapos.com, Kamis (14/10/2021) di Kantor Gubernur Bangka Belitung.

Baca juga: Satgas Covid-19 di Sekolah Pastikan Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Pelajar Terus Berjalan

Baca juga: Pemkab Babar Akan Berlakukan Syarat Vaksinasi Covid-19 untuk Layanan Publik, Begini Tanggapan Warga

Abdul Fatah mengharapkan masyarakat Bangka Belitung sudah terbiasa dengan kondisi saat ini, dengan tetap patuh memakai masker, pola hidup sehat untuk menjaga diri dan orang lain dari terjangkit Covid-19.

"Karena yang menjadi perhatian ada  indikator  dari tanggal 1 sampai 20 orang kemarin di Babel, padahal sebelumnya tidak pernah setiap hari tanpa ada yang meninggal dunia. Tetapi kali ini tidak ada yang meninggal. Jadi ini menunjukan di dalam penanganan, pencegahan dan penyembuhan Covid-19 sudah bagus," lanjutnya.

Menurutnya, gerakan selanjutnya yang akan terus dilakukan dari satuan tugas khusus vaksinasi Covid-19 melakukan vaksin hingga ke desa dan keluarga melalui penyuluh BKKBN dan tim kesehatan.

"Gerakan selanjutnya,  sagatsus tracking dan tracng akan melakukan bersama  BKKBN melakukan vaksinasi berbasis keluarga. Dengan menyisir seluruh desa masing-masing keluarga, karena masih dilakukan evaluasi ada belum divaksin, sehingga satgasus akan mendatanginya," kata mantan Sekda Belitung ini.

Dia menegaskan tenaga vaksinator, dan kesehatan telah disiapkan untuk menyisir ke setiap kepala keluarga yang berada di desa-desa untuk dilakukan vaksinasi.

"Akan kami lakukan November ini menyapu seluruh desa dan rumah tangga apakah masih ada anggota keluarganya belum divaksin. Tim vaksinasi yang di ketuai Wakapolda akan jalan terus sehingga capaian vaksinasi mencapai lebih 50 persen. Karena kita secara nasional telah di atasnya dengan capaian 53 sampai 54 persen,"  jelas Abdul Fatah.

Baca juga: Stok Vaksin Covid-19 di Pangkalpinang Cukup untuk 3 Pekan, Pemkot Kejar Target Kekebalan Kelompok

Baca juga: Pengajuan Permohonan Menikah Mulai Meningkat, Ini Aturan Satgas Covid-19

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved