Breaking News:

Berita Pangkalpinang

PDIP Gunakan Dana Bantuan Parpol untuk Bantu Pemerintah, Berikan Pendidikan Politik Pada Masyarakat

Dana bantuan keuangan untuk partai politik atau dana banpol Pemprov Bangka Belitung naik tahun ini.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dana bantuan keuangan untuk partai politik atau dana banpol Pemprov Bangka Belitung naik tahun ini.

Dari sebelumnya Rp 1.708 naik menjadi Rp 6.000 untuk per satu suara. Dana banpol diberikan pemerintah berdasarkan hitungan nilai satu suara dikalikan jumlah perolehan suara.

PDI Perjuangan menjadi partai yang paling banyak menerima dana dengan total bantuan Rp919.176.000

Ketua DPD PDI P Bangka Belitung, Didit Srigusjay mengatakan dana bantuan ini sudah digunakan sesuai aturan.

"Kenaikan ini sangat luarbiasa, bantuan tersebut digunakan sesuai aturan, PDI Perjuangan membantu pemerintah untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat," kata Didit, Kamis (14/10/2021) kepada Bangkapos.com.

Dia menegaskan, dana ini bukan untuk digunakan tanpa alasan, pasalnya dana bantuan ini digunakan secara aturan karena akan diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Maka,  PDI Perjuangan mengadakan rakerda, pelatihan politik tentang Bung Karno terhadap mahasiswa dan sekolah partai, termasuk juga akan melakukan sosialisasi 4 Pilar yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI," jelas Didit.

Baca juga: Video Gisel Pakai Tanktop Enjoy Goyang dengan Wijin Durasi 21 Detik yang Masih Beredar Disorot

Baca juga: Begini Caranya Agar Uang Koin Rp 1000 Kelapa Sawit Bisa Laku Jutaan Rupiah di Kalangan Kolektor

Bahkan dana bantuan tersebut juga digunakan untuk membayar kepegawaian di kantor partai serta untuk penanganan Covid-19.

"Dana itu juga kami laksanakan vaksinasi, kami sudah 26.000 dosis, InsyaAllah tanggal 21 Oktober 2021, kita laksanakan lagi, targetnya 22.000 dosis, se Bangka Belitung," katanya.

Dia menyebutkan kegiatan PDI Perjuangan cukup masif dilakukan, bahkan dari dana tersebut juga dibantu oleh dana-dana lainnya.

Baca juga: STOP! Orang-orang dengan Kondisi Ini Jangan Lagi Minum Air Kelapa, Bisa Bahaya Bagi Tubuh

Mantan Ketua DPRD Bangka Belitung ini, membeberkan alasan terjadi kenaikan dana bantuan tersebut semata-mata untuk memenuhi tugas sebagai parpol yang semestinya.

"Kenaikan ini karena tugas kita untuk membantu pemerintah menangani permasalahan tentang pendidikan politik, itu tugas parpol, tidak hanya pemerintah. Kita juga ditugaskan untuk melakukan kaderisasi dan juga untuk menangani Covid-19, serta sosialisasi 4 pilar tadi," ungkap Didit.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved