Breaking News:

Pekerja TI Diterkam Buaya

Proses Pencarian Korban Terkaman Buaya di Sungai Melandut Riausilip Gunakan Dua Perahu Karet

Korban terkaman buaya atas nama Hardiansyah (33) alias Punggul saat menarik ponton TI di Sungai Melandut, Dusun Sinar Gunung, Berbura, Riau Silip

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Korban terkaman buaya atas nama Hardiansyah (33) alias Punggul saat menarik ponton TI di Sungai Melandut, Dusun Sinar Gunung, Berbura, Riau Silip, Bangka, Rabu (13/10/2021) sekitar jam 14.00 - 15.00 WIB masih terus dalam tahap pencarian.

Korban yang diduga masih berada dimulut buaya, sampai saat ini masih belum ditemukan jejak-jejak keberadaannya.

Sejak menerima laporan pada sore tadi, Tim Rescue Kansar Pangkalpinang, BPBD Kabupaten Bangka, Laskar Sekaban , Dinas kehutanan dan Masyarakat sekitar turut hadir di lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang, Fazzli mengungkapkan bahwa sampai saat ini belum ada tanda-tanda kemunculan buaya yang menerkam Punggul.

Ia memaparkan bahwa proses pencarian mengalami kendala akibat minimnya penerangan serta menghindari resiko serangan hewan buas.

"Malam ini kita baru susuri bagi pinggir-pinggir sungainya saja. Besok baru kita kordinasikan untuk menyisir lokasi sekitar kejadian awal," kata Fazzli saat dihubungi Bangkapos.com, Rabu (13/10/2021) malam.

Diakuinya, bahwa pihaknya menyiapkan 2 perahu karet dan sejumlah peralatan lainnya untuk membantu proses pencarian.

"Kita turunkan 8 anggota, yang mana diantaranya juga ada tim penyelam," jelasnya.

Dia menyebutkan, bahwa saat ini timnya sedang standby dan menginap di lokasi dan akan melanjutkan pencarian pada esok hari.

"Besok kita lihat dulu kondisi sekitar, dan akan kita lakukan pengusiran terhadap hewan buas (buaya) untuk mengurangi resiko ataupun bahaya serangan kepada petugas," pungkasnya.

Selain itu, pihaknya juga berencana akan melakukan penyelaman jika memang kondisi ataupun keadaan sekitar aman dan memungkinkan.

"Sesuai SOP, rencana kita akan melakukan pencarian selama 7 hari kedepan. Meski begitu, kami berharap korban dapat segera ditemukan secepatnya," imbuhnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved