Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Ada Selisih Uang Ratusan Juta Rupiah Bikin Kasus Dugaan Korupsi ADD Air Saga Terkuak

Terkuaknya Dugaan Korupsi ADD desa Air Saga, Tanjung Pandan, Belitung, saat masa transisi antara eks Kepala Desa Abdul Halim Bahari, ke Pjs Salman.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Ketua majelis hakim Dewi Sulistiarini, didampingi dua hakim anggota MHD Takdir, Warsono, JPU Kejati Babel Perdana pada sidang terdakwa Abdul Halim dan Gian. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Terkuaknya dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) desa Air Saga, Kecamatan Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, saat masa transisi antara eks Kepala Desa (Kades) Abdul Halim Bahari, ke Pjs Salman.

Hal ini diungkapkan, Kasi Kesejahteraan Desa Air Saga, Candra, saat memberi kesaksian di Pengadilan Negeri PHI / Tipikor Negeri Kelas 1A, Pangkalpinang, Jumat (15/10/2021) sore.

Sidang dipimpin, ketua majelis hakim Dewi Sulistiarini, didampingi dua hakim anggota MHD Takdir, Warsono, JPU Kejati Babel Perdana.

Waktu itu, kata Candra ia dan sejumlah perangkat desa lainnya dikumpulkan oleh Pjs Kades, Salman, yang menyampaikan adanya selisih keuangan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) desa air saga, dengan rekening koran.

"Tahunya pas abis masa jabatan pak Abdul Salim. Kita dipanggil dikumpulkan dan dinyatakan di rekening koran dan Kas desa ada selisih, tidak sesuai dengan yang tercantum dalam Siskuedes, terjadi selisih sangat besar," kata Candra.

Menurut Candra, bidang kesejahteraan membidangi kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan.

Dimana setiap kegiatan mengacu pada Rencana Anggaran Kerja (RAK) dan berkordinasi dengan Sekretaris dan Kades.

"Setelah selesai kegiatan, saya sampaikan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) Sekdes melakukan pengecekan dan verifikasi sampai ke lapangan. Kemudian sekdes mempertanyakan mana SPJ-nya," bebernya.

Sepengetahuan Candra, anggaran yang tersisa di rekening sebesar Rp4 juta. Sementara, jumlah yang tercatat di Kas desa mencapai sekitar Rp900 jutaan.

Baca juga: Begini Caranya Agar Uang Koin Rp 1000 Kelapa Sawit Bisa Laku Jutaan Rupiah di Kalangan Kolektor

Baca juga: Tak Kunjung Nikahi Gisel, Wijin Malah Berani Ngomong Gue Pengin Punya Anak dari Dia

Baca juga: Video Gisel Terbaru Pakai Baju Tidur, Rambut Terurai Goyang Bareng 2 Pria, Ditonton 4,7 Juta Kali

"Tahunya dari Pj Kepala desa Salman," bebernya.

Usai mendengarkan keterangan saksi, ketua majelis hakim Dewi Sulistiarini, memberikan kesempatan terhadap kedua terdakwa, Abdul Halim selaku eks Kades Air Saga, dan Gian Yuslindah eks Kaur Keuangan, menanggapi pernyataan saksi. Namun, keterangan saksi Candra dibenarkan kedua terdakwa.

"Apa yang disampaikan saksi benar yang mulia," kata Abdul Halim.

"Benar yang mulia," ujar Gian.

(Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved