Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Belasan Rumah di Nelayan Dua Sungailiat akan Direlokasi Demi Proyek Kotaku

Sebanyak 16 rumah warga terdampak proyek (WTP) Kotaku tersebut. Dimana mereka membangun rumah secara ilegal diatas bantaran sungai.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: El Tjandring
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
Kepala Dinas Pertanahan, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bangka, Rismy Wiramaradonnah usai mengikuti rapat Kotaku di BPPW Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (15/10/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Seiring berjalannya proyek program Kota Tanpa Kumuh atau Kotaku, di kawasan Nelayan Dua, Sungailiat, Kabupaten Bangka 2022 mendatang, belasan kepala keluarga di wilayah tersebut akan direlokasi.

Setidaknya ada sebanyak 16 rumah warga terdampak proyek (WTP) Kotaku tersebut. Dimana mereka membangun rumah secara ilegal diatas bantaran sungai.

"Yang terdata di WTP itu ada sebanyak 16 rumah, dan yang sepenuhnya terdampak itu ada empat rumah itu akan kita relokasi ke rumah susun," kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Kabupaten Bangka, Rismy Wiramaradonnah usai rapat, Jumat (15/10/2021).

Bagi keluarga direlokasi ke rumah susun kata Rismy, mereka nantinya hanya cukup membayar air dan listrik setiap bulan sebesar Rp200 ribu. Mereka semuanya kini sudah menyetujui akan direlokasi.

"Mereka juga menyadari bahwa tempat yang ditinggali mereka adalah ilegal. Apalagi sanitasi mereka langsung ke sungai," bebernya.

Sementara itu, untuk pembebasan lahan hingga kini belum ada masyarakat yang terdampak dari program Kotaku tersebut.

Jikapun ada lahan milik masyarakat yang terkena, itu merupakan hibah dari masyarakat setempat.

"Sampai saat ini belum, kita upayakan yang dilalui memang jalan umum kemudian aset Pemda," kata Rismy.

Setiap daerah wajib lakukan peningkatan Kota Tanpa Kumuh

Rismy menegaskan, setiap daerah wajib melakukan upaya pencegahan dan peningkatan kualitas kawasan kumuh.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved