Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pemadaman Listrik Sering Terjadi di Bangka Belitung, Pembangunan PLTT Diyakini Dapat Atasi Byar Pet

PT Thorcon International, Pte. Ltd asal Amerika Serikat telah menjajaki dan melihat potensial pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Petugas PLN berupaya mempercepat Perbaikan Engine Mobile Power Plant (MPP) di kompleks pembangkit listrik Air Anyir Bangka Provinsi Bangka Belitung, Kamis (7/10/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- PT Thorcon International, Pte. Ltd asal Amerika Serikat telah menjajaki dan melihat potensial pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) berbasis tenaga Thorium atau Pembangkit Listrik Tenaga Thorium (PLTT) di Bangka Belitung.

Provinsi Bangka Belitung menjadi daerah yang dipilih untuk dilakukan studi sebelum PLTT tersebut dibangun. Pihak perusahaan menjamin apabila PLTT dibangun tidak akan terjadi pemadaman listrik atau byar pet seperti saat ini.

Kepala Perwakilan Thorcon International, 
Bob Soelaiman Effendi, mengatakan, dirinya meyakinian apabila PLTT jadi dibangun bangun akan dapat mengatasi persoalan byar pet di Bangka Belitung saat ini.

"Saya berani menyatakan byar pet tidak akan terjadi lagi. Karena jelas dengan kemampuan beroperasi 90 persen, pasti (PLTT) akan dapat memberikan listrik yang handal beroperasi tanpa ada gangguan dan biaya murah," jelas Bob kepada Bangkapos.com, Jumat (15/10/2021) saat dikonfirmasi.

Bob menambahkan persoalan padam listrik ini, sering terjadi di sejumlah daerah di wilayah Sumatera kecuali pulau Jawa dan Bali.

"Memang persoalan ini bukan hanya di Bangka, tetapi hampir seluruh wilayah Sumatera dan Kalimantan, dan seluruh Indonesia kecuali pulau Jawa-Bali tingkat keandalan tinggi. Di luar itu seperti Sumatera keandalanya rendah sehingga sering gangguan seperti byar pet," jelasnya.

Lebih jauh, Bob kembali meyakini bahwa apabila PLTT terbangun di Bangka Belitunf dapatengatasi persoalan byar pet ini, sehingga Negeri Serumpun Sebalai dapat bebas dari pemadaman listrik.

"Nanti akan ada dampak langsung dirasakan apabila ada PLTT oleh masyarakat Babel. Kita sudah melakukan berbagai kajian yang di minta pemerintah, sekitar lima kajian. Seperti studi tapak sekarang kita lakukan, feasibility study, survei peneriman masyarakat, kajian keselamat baru akan mulai bersama Bapeten, ada beberapa kajian lagi belum selesai, diharapkan selesai pada 2022, nanti" katanya.

Menurutnya, semua kajian tersebut harus dilakukan  PT Thorcon International, sehingga menjadi bahan untuk pemerintah dapat memutuskan proyek ini lanjut atau tidak kedepanya.

"Apakah akan menjadi proyek strategis nasional atau tidak, kajian ini harus diselesikan. Karena target kita baru mulai pembangunan di Bangka pada 2024. Ini menjadi sisi positif kehadiran PLTT, karena keandalan listriknya. Listrik di Babel akan stabil dan kemungkinan biaya pokok produksi listrik yang cukup tinggi, bisa menjadi turun," tegasnya.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved