Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tim PMTF UBB Sosialiasi Pendaftaran Nanas Bikang Sebagai Indikasi Geografis

Selain Muntok White Pepper ada nanas Bikang di Desa Bikang, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan yang berpotensi didaftarkan sebagai indikasi geografis.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: El Tjandring
Ist/Darwance
Tim Pengabdian Masyarakat Tingkat Fakultas (PMTF) Universitas Bangka Belitung (UBB) Tahun 2021, saat melakukan sosialisasi, Jumat (15/10/2021), bertempat di Gedung Serba Guna Desa Bikang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki banyak barang atau produk yang berpotensi didaftarkan sebagai indikasi geografis.

Sebelumnya sudah ada Lada putih Bangka (Muntok White Pepper) yang sudah terdaftar sebagai indikasi geografis.

Selain Muntok White Pepper ada nanas Bikang di Desa Bikang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan yang berpotensi didaftarkan sebagai indikasi geografis.

Namun potensi yang ada belum dilakukan upaya untuk mendaftarkannya, terlihat belum masuknya di indikasi geografis terdaftar di Direktorar Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementeriam Hukum dan HAM.

Melalui program Pengabdian Masyarakat Tingkat Fakultas (PMTF) Universitas Bangka Belitung (UBB) Tahun 2021, dilakukan sosialisasi, Jumat (15/10/2021), bertempat di Gedung Serba Guna Desa Bikang.

PMTF dengan tema Pendaftaran Nanas Bikang Sebagai Hak Kekayaan Intelektual Melalui Inisiasi Pembentukan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) ini dilaksanakan oleh tim yang terdiri dari Darwance, Rafiqa Sari, dan Muhammad Syaiful Anwar, ketigasnya dosen di Fakultas Hukum UBB.

"Pihak kami tentu berterima kasih kepada UBB yang berniat membantu kami melindungi nanas Bikang secara hukum melalui program ini. Semoga ke depan nanas Bikang betul-betul tidak hanya diakui keunggulan dari segi rasa misalnya, tetapi juga diakui secara hukum sebagai khas milik desa ini," ujar Eko Cahyono, Sekretaris Desa Bikang dalam rilis.

Baca juga: Begini Caranya Agar Uang Koin Rp 1000 Kelapa Sawit Bisa Laku Jutaan Rupiah di Kalangan Kolektor

Baca juga: Video Gisel Terbaru Pakai Baju Tidur, Rambut Terurai Goyang Bareng 2 Pria, Ditonton 4,7 Juta Kali

Baca juga: Tak Kunjung Nikahi Gisel, Wijin Malah Berani Ngomong Gue Pengin Punya Anak dari Dia

Dia meminta, para peserta betul-betul memanfaatkan kegiatan ini, sebab tujuannya baik membantu kita masyarakat, khususnya para petani nanas Bikang.

"Ini merupakan salah satu tahapan dari serangkaian kegiatan PMTF, setelah sebelumnya kita melakukan penyamaan persepsi dengan pihak desa beberapa waktu yang lalu. Hari ini sosialisasi, setelahnya kita akan memulai pembentukan MPIG Nanas Bikang dengan melibatkan notaris, koordinasi dengan bagian hukum pemerintah daerah, lalu langkah-langkah lanjutan lainnya," kata Ketua Tim PMTF, Darwance.

Dalam sosialisasi disampaikan tentang makna indikasi geografis, manfaat mendaftarkannya, status perlindungan hukum dan jangka waktunya, sejumlah pelanggaran dan upaya hukum.

Pada bagian akhir, disampaikan pula soal potensi nanas Bikang dengan karakter dan cita rasanya yang khas sebagai indikasi geografis, serta langkah-langkah pendaftaran, termasuk pendirian MPIG.

"Paling tidak ada dua pihak sebetulnya yang dapat bertindak sebagai pemohon dalam pendaftaran, bisa pemerintah daerah provinsi atau kabupaten atau kota, bisa lembaga yang mewakili masyarakat di kawasan geografis tertentu yang mengusahakan suatu barang dan/atau produk, salah satu bentuknya MPIG ini. Nah, inilah tujuan kegiatan ini, membantu masyarakat membentuk MPIG Nanas Bilang sebagai langkah awal pendaftaran, "kata Darwance.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved