Breaking News:

Video

Tingkatkan IPM, Pemkab Bangka Tengah Sosialisasi penguatan Desa Asuh

Dalam rangka peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bidang pendidikan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menggelar sosialisasi penguatan Desa

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA --  Dalam rangka peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bidang pendidikan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menggelar sosialisasi penguatan Desa Asuh di Gedung Pertemuan Desa Baskara Bhakti, Kecamatan Namang, Jumat (15/10/2021).

Kegiatan sosialisasi yang digelar oleh Dinas Bapelitbangda Bangka Tengah yang bekerja sama dengan berapa dinas terkait lainnya bertujuan untuk meningkatkan IPM dibidang pendidikan yang difokuskan pada tiga daerah yang ada di Kabupaten Bangka Tengah, yakni Desa Baskara Bhakti, Desa Keretak, dan Desa Lubuk Besar.

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengatakan, penguatan desa asuh yang dilakukam ini menjadi program pemerintah, khsususnya di bidang pendidikan yang mengajak masyarakat untuk melanjutkan pendidikan kejenjang lebih tinggi melalui wadah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Ia menuturkan, untuk wilayah Bangka Tengah IPM yang berasal dari sekolah memang baru menyentuh angka 7,8 persen. Untuk itu ia berharap melaui program PKBM yang dilakukan ini bisa meningkatkan angka IPM bidang pendidikan diwilayahnya.

Di tempat yang sama, Ketua TP PKK Bangka Tengah drg. Eva Algafry mengatakan ada tiga indikator yang dinilai dalam peningkatan IPM ini, diantaranya pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.

Melaui tiga poin ini ia menyampaikan, sebagai TP PKKK, khususnya di bidang pendidikan pihaknya bertugas menggerakkan dan memberdayakan masyarakat yang putus sekolah untuk dapat mencapai pendidikan yang baik dan tetap melanjutkan sekolah.

Sementara itu, Kepala Bapelitbangda Bangka Tengah drg. M. Anas Ma'ruf mengatakan, dalam peningkatan IPM dan sosialisasi program desa asuh ini pihaknya telah melakukan berbagai rencana, mulai dari penertuan lokasi, koordinasi dengan  berapa dinas tekait, serta melakukan evaluasi.

Kata Annas, latar belakang dimulainya program Desa Asuh ini mengingat angka putus sekolah, dan angka buta huruf diwilayahnya yang masih tinggi

Ia pun berharap dengan adanya program Desa Asuh ini bisa menjadi pilot projek untuk memotivasi Desa-Desa lain agar ikut tergerak, khsusunya dalam mengikuti program PKBM yang diselengarakan oleh pemerintah daerah.

Bangkapos.com/Sela Agustika

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved