Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Bangka Krisis Listrik, Hidayat Arsani Minta PLN Setop Aliran Listrik ke Tambak Udang

APTIN berusaha memberi contoh kepada perusahaan besar lainnya untuk turut berkontribusi terkait permasalahan listrik saat ini.

Penulis: deddy_marjaya | Editor: khamelia
deddy marjaya
Ketua Umum Asosiasi Petani Tambak Indonesia Nusantara (APTIN) Hidayat Arsani bersama pengurus APTIN Bangka Belitung dan pengusaha tambak Sabtu (16/10/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Krisis listrik di Pulau Bangka yang saat ini terjadi akibat adanya gangguan mesin pembangkit listrik PLN berdampak pada pemadaman listrik secara bergilir.

Mengingat pasokan listrik ke tambak udang cukup besar Ketua Asosiasi Petani Tambak Indonesia Nusantara (APTIN) Hidayat Arsani meminta PLN menghentikan pasokan sementara listrik ke tambak undang sementara, dan mengutamakan pasokan listrik ke masyarakat. Sebab pemakaian listrik PLN oleh tambak udang di Bangka cukup besar yakni 48 Mega Watt.

"Kita korbankan dengan apa adanya dan tidak mau perusahaan kerja rakyat mati listrik. Sebab imbasnya ke masyarakat, pedagang, UMKM, pelajar dan rumah sakit serta lainnya. Jadi kita sepakat menghidupkan genset pribadi selama PLN perbaikan. Ini bagian dari CSR kita juga," kata Hidayat Arsani didampingi pengurus APTIN di rumah makan Pangeran  Sungailiat Sabtu (16/10/2021).

Menurut Hidayat Arsani, meski tercatat sebagai pelanggan premium APTIN di Bangka Belitung sepakat menggunakan genset sendiri memasok listrik agar listrik dari PLN bisa untuk kepentingan umum.

Ini sudah berjalan dua minggu perusahaan  tambak udang di Pulau Bangka menggunakan pasokan listrik sendiri dari genset.

APTIN berusaha memberi contoh kepada perusahaan besar lainnya untuk turut berkontribusi terkait permasalahan listrik saat ini. Walaupun menyebabkan terjadinya kenaikan operasional dengan kondisi ini 

"Pasti rugi operasional naik beli BBM genset, kita lakukan agar tidak terjadi pemadaman listrik besar malan nanti timbul masalah baru misalnya PLN didemo masyakarat atau lainnya. 

Hidayat Arsani meminta perusahaan tambak mengalah demi kepentingan masyarakat. Juga diharapkan diikuti perusahaan besar di bidang lainnya. Bila ada petambak yang ngotot tetap menggunakan listrik PLN dipastikan bukan dalam naungan APTIN. 

"Kami sudah berkorban untuk negara dan kita minta bupati buka mata lebar-lebar. Untuk soal perizinan kita tolong cepat bantu diselesaikan. Saya rasa di seluruh Indonesia hanya kita yang seperti ini kalo ada yang petambak yang menggunakan listrik PLN saat ini dipastikan bukan anggota APTIN," kata Hidayat Arsani

Pimpinan pemerintah daerah baik bupati, wali kota maupun gubernur ikut peduli atas masalah listrik saat ini. Seperti mengumpulkan perusahaan perusahaan besar yang menggunakan listrik PLN menggunakan genset sementara waktu hingga situasi pasokan listrik kembali normal.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved