Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Ajak Warga Perbarui KK Data Pendidikan Terakhir, Begini Program Kerja Disdukcapil Bangka Tengah 

Dalam upaya mendukung peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) bidang pendidikan di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Pihak Dinas Kependudukan dan

Penulis: Sela Agustika | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Disdukcapil Bangka Tengah saat meberikan layanan perbaruaan data kependudukan di Desa Batu Baskara, Kecamatan Namang. (Bangkapos.com/Sela Agustika). 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Dalam upaya mendukung peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) bidang pendidikan di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bangka Tengah turut berpartisipasi dalam perbaruan data kependudukan status pendidikan masyarakat di wilayahnya.

Kepala Disdukcapil Bangka Tengah, Julhasnan pun mengajak masyarakat untuk segera memperbarui kartu keluarga (KK) terkait pendidikan terakhir anggota keluarga. Bahkan pihaknya pun turut terjun langsung ke desa-sesa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Dalam peningkatan IPM ini memang kita (Pemkab Bangka Tengah -red) kerja tim, yang mana dalam penguatan Desa Asuh ini memang terdiri dari beberapa OPD, termasuk kita Capil yang ikut berperan langsung. Tetapi jauh sebelum adanya program ini kita memang sudah terjun langsung ke desa-desa dalam memberikan layanan perbaruan KK ini," kata Julhasnan, Minggu (17/10/2021).

Ia menyatakan, mengenai data pendidikan terakhir masyarakat sangat berperan penting dalam penilaian peningkatan IPM, khususnya di bidang pendidikan. "Jadi peran kita Disdukcapil ini melakukan pendataan, lalu mengupgrade atau mengupdating dan memperbarui data terkini terkait pendidikan terakhir masyarakat, termasuk salah satunya data pendidikan yang lengkap ada di Kita. Apabila sebelumnya ada masyarakat yang  anggota keluarga lulus pendidikan dan belum di update, maka segera lapor dan kita siap layani dan bantu," ujarnya.

Julhasnan menilai, kesadaran masyarakat untuk melakukan perbaruan KK ini masih rendah, apalagi mengingat KK yang tidak ada masa berlakunya.

"KK ini tidak memiliki masa berlaku, jika pun ada masyarakat yang ingin memperbarui KK, biasanya ketika ada anggota keluarga yang baru menikah, meninggal dunia, ataupun ada anggota keluarga yang baru lahir, namun tidak pernah berpikir untuk melaporkan adanya ijazah baru yang diperoleh anak-anaknya

"Karena masyarakat ini kemungkinan   tidak pernah berpikir untuk melaporkan adanya ijazah baru yang diperoleh anak-anaknya, maka dari itu sebelum SK Bupati keluar untuk memperbarui KK terkait status pendidikan, kita sudah jauh-jauh hari menyurati desa-desa yang ada di Bangka Tengah untuk meminta masyarakat melaporkan ijazah terakhir anggota keluarga," kata Julhasnan.

Ia pun berharap dengan adanya pembruan data Kartu Keluarga ini, IPM Bangka Tengah dapat semakin beranjak naik.

"Proses perbaruan Kartu Keluarga ini tidaklah sulit, dimana warga bisa langsung mengurusnya ke kantor dengan membawa KK dan ijazah keluarga, ataupun bisa juga kepala desa atau lurah ikut mengumpulkan data masyarakat. Jikapun ada data yang tidak sesuai, maka kita siap memperbaikinya. Apabila semua data masyarakat ini diperbaharui, Insya Allah IPM Bangka Tengah bisa naik tahap demi tahap," ujarnya. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved