Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Akhirnya Pangkalpinang Punya RBRA, Penuhi Hak Anak Agar Tumbuh dan Berkembang Optimal

Akhirnya Pangkalpinang memiliki ruang bermain ramah anak (RBRA). RBRA tersebut berada di Jalan Komplek Timah, Bukitbaru di

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Fery Laskari
istimewa
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Pangkalpinang, Eti Fahriaty saat menerima sertifikat RBRA dari Ridho mewakili Divisi SAU PT Timah, Minggu (17/10/2021). (Ist/Eti Fahriaty) . 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Akhirnya Pangkalpinang memiliki ruang bermain ramah anak (RBRA). RBRA tersebut berada di Jalan Komplek Timah, Bukitbaru diberi Nama Tins Green Garden Forestree, milik PT Timah Tbk.

Keberadaan RBRA menyusul adanya Instruksi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Tempat tersebut kini juga sudah tersertifikasi secara nasional setelah sejak Tahun 2019 lalu terus diaudit oleh Kementrian PPPA.

Kepala Dinas PPPA dan Keluarga Berencana Kota Pangkalpinang, Eti Fahriaty mengatakan, RBRA tersebut dihadirkan untuk memenuhi hak anak agar tumbuh dan berkembang secara optimal.

Hal itu mengingat anak membutuhkan tempat bermain dan beraktivitas yang aman, nyaman, terlindungi dari kekerasan, diskriminasi, dan hal membahayakan lainnya.

“Beberapa waktu yang lalu bukti sertifikasi yang berbentuk sertifikat ini sudah diambil dari kementerian PPPA. Untuk Kota Pangkalpinang diambil oleh perwakilan dari PT Timah, Pak Ridho, mewakili Divisi SAU PT Timah,” kata dia kepada Bangkapos.com, Minggu (17/10/2021).

Ketersediaan RBRA kata Eti, merupakan bagian indikator kabupaten/kota layak anak (KLA) dan sebagai upaya mempercepat KLA adalah menghadirkan RBRA.

Dalam proses sertifikasi, ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian yakni memastikan anak dapat bermain di tempat yang aman dan terlindungi. Kemudian menekankan prinsip tidak berbayar, gratis, non-diskriminasi, kepentingan terbaik bagi anak, hak kelangsungan hidup anak, dan melibatkan suara anak dalam setiap proses implementasinya.

“RBRA ini dapat lulus sertifikasi karena sudah memenuhi unsur-unsur penilaian, diantaranya tidak tersedia benda atau barang-barang yang dapat mencelakakan anak. Apakah itu pohon yang berbahaya bagi anak atau mainan-mainan yang bukan diperuntukan bagi anak,” katanya.

Lanjut dia, setidaknya saat ini Bangka Belitung baru memiliki tiga RBRA yang tersertifikasi secara nasional, yakni Hutan Kota Bangka Setara, Sungailiat, Alun-alun Kota, Kabupaten Bangka Tengah dan Tins Green Garden Forestree, Kota Pangkalpinang.

Meskipun begitu, Eti ingin memperluas cakupan wilayah pembentukan RBRA di Pangkalpinang dan memastikan RBRA yang tersedia telah terstandarisasi.

“Kami mewakili Pemerintah Kota Pangkalpinang mengucapkan terimakasih kepada PT. Timah yang sudah mendukung, sehingga dengan adanya RBRA ini maka poin dalam penilaian KLA semakin meyakinkan lagi. Semoga RBRA ini semakin berkembang maju, dengan banyak dikunjungi anak-anak se-Bangka Belitung umumnya dan Kota Pangkalpinang khususnya,” kata Eti. ( Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

 
 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved