Breaking News:

Berita Bangka Selatan

Bangka Selatan Dapat Tambahan 9.000 Dosis Moderna dan Sinovac

Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Bangka Selatan menerima lebih dari 9.000 dosis vaksin dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka, Minggu (17/10/2021).

Penulis: Yuranda | Editor: El Tjandring
clinical trial arena
Jenis-jenis vaksin Covid-19 di antaranya vaksin Sinovac, astrazeneca dan moderna 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Bangka Selatan menerima lebih dari 9.000 dosis vaksin dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka, Minggu (17/10/2021).

Dari 9.000 dosis ini terbagi dalam dua jenis vaksin di antaranya jenis moderna sebanyak 7.000 dosis dan Sinovac 2.000 dosis.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bangka Selatan, dr Agus Pranawa mengatakan tambahan dosis vaksinasi ini akan segera disalurkan ke masyarakat di Kabupaten Bangka Selatan.

"Secepatnya akan disalurkan, paling cepat hari Senin besok. Kedua jenis vaksin ini akan disuntik ke masyarakat dosis kedua," kata Agus, saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Minggu (17/10/2021).

Sementara itu, lanjutnya, untuk stok masih 1.900 dosis AztraZeneca, sisa dari 32.200 dosis yang diterima pada minggu kemarin. Dan telah disebar ke puskesmas dan rumah sakit yang ada di Bangka Selatan untuk segera disalurkan.

"Di dinas kesehatan stok yang tersedia yang datang dari provinsi kurang lebih 9,000 dosis dan ditambah 1.900 dosis kira-kira ada 10.,900 dosis," ucapnya

Baca juga: Video Gisel Goyang Pakai Ini di Kolam Renang, Warganet Sebut Mirip dengan Video Kemarin

Baca juga: Uang Koin Rp1.000 Dijual Rp100 Juta, Langsung Dipanggil Juragan Kalau Laku, Kolektor Ungkap Hal Lain

Baca juga: Video Gisel Pakai Tanktop Enjoy Goyang dengan Wijin Durasi 21 Detik yang Masih Beredar Disorot

Dengan adanya, ketersediaan stok vaksin ini stok yang ada cukup untuk satu minggu kedepan, semoga target capaian vaksinasi ini dapat segera tercapai.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bangka Selatan, dr Agus Pranawa.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bangka Selatan, dr Agus Pranawa. (Bangkapos.com/Yuranda)

"Stok vaksin tersebut harus habis karena untuk mengejar target capaian vaksinasi dari pemerintah pusat, sehingga tercapai 50 persen target yang ditentukan, dan PPKM segera turun ke level dua," ungkapnya.

Sementara itu, persentase penyaluran vaksinasi kepada masyarakat di Kabupaten Bangka Selatan, baru tercapai 45 persen yang telah terinput di sistem.

Bangkapos.com/Yuranda

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved