Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

BI Babel Prediksikan Triwulan III Perekonomian Tetap Tumbuh Positif

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Tantan Heroika  memprediksikan ekonomi Bangka Belitung pada Triwulan

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Bangka Belitung, Tantan Heroika /baju putih. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Tantan Heroika  memprediksikan ekonomi Bangka Belitung pada Triwulan III Tahun 2021 tetap akan tumbuh walaupun sempat diterapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

"Karena varian delta yang tidak diduga sehingga PPKM berjalan, tentunya mobilitas masyarakat terkait kegiatan konsumsi dan produksi terbatas, tentunya Triwulan III, ekonomi akan berimbas, tapi kita prediksi masih positif dan tinggi walaupun tidak setinggi triwulan II," ujar Tantan, Sabtu (16/10/2021).

Kondisi pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung yangpada Triwulan II Tahun 2021 tumbuh baik yakni sebesar 6,85 persen dan peringkat 2 tumbuh tertinggi se- Sumatera.

Disebutkannya, vaksinasi yang gencar dilakukan untuk membangun herd imunnity menjadi kunci utama dalam pemulihan ekonomi.

"Kita melihat di triwulan III, dari mulai Bulan Oktober ini Covid-19 sudah melandai dan kegiatan vaksin sebagai syarat utama pemulihan ekonomi, Alhamdulilah ini baik dan akan mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi," katanya.

Prediksi ekonomi tetap tumbuh ini didukung pula dengan kondisi perekonomian global yang baik.

Hal ini tak dipungkiri, karena pengendalian Covid-19 di negara maju seperti Eropa dan Amerika yang baik dan pesat sehingga ekonomi dunia membaik, dan berdampak komoditi harganya meningkat.

"Ini merupakan anugerah dan berkah untuk Indonesia, yang mengandalkan komoditi seperti timah, batu bara, sawit dan lada juga. Alhamdulilah, bila dibandingkan 2020 tentu berbeda karena mengalami penurunan tajam, makanya waktu itu ekonomi kita mengalami kontraksi," katanya.

Dia juga menyingung kegiatan ekspor yang meningkat menjadi faktor pendukung pertumbuhan ekonomi pada triwulan II dan triwulan III nantinya.

"Kegiatan ekspor kita meningkat drastis, terutama dari timah dan CPO, tapi ada yang menjadi PR kita, tentu vaksin lagi dan pengendalian covid-19 kita harus baik," katanya. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved