Breaking News:

Berita Kriminal

Pencuri Ancam Korban Pakai Parang dan Nyaris Berbuat Cabul, Begini Kronologis Penangkapannya 

Kasus pencurian ini terbongkar bermula saat polisi berhasil mengamankan sebuah handphone, milik korban. Tak lama berselang, Tim Kelambit Buser Polres

Penulis: deddy_marjaya | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
AKP Ayu Kusuma Ningrum Kasat Reskrim Polres Bangka saat memimpin penyelidikan pencurian, Sabtu (16/10/2021) malam. (Bangkapos.com/Deddy Marjaya) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kasus pencurian ini terbongkar bermula saat polisi berhasil mengamankan sebuah handphone, milik korban. Tak lama berselang, Tim Kelambit Buser Polres Bangka berhasil membekuk pelaku pencurian yang dimaksud, Sabtu (16/10/2021) malam.

"Berdasarkan keterangan korban pelaku selain mencuri juga hampir mencabuli korban," kata Kasat Reskrim Polres Bangka AKP Ayu Kusuma Ningrum Minggu (17/10/2021).

Edi Supriadi ditangkap berawal hasil penyelidikan karena adanya laporan kasus pencurian di Kawasan Jelitik yang terjadi di rumah warga. Saat kejadian dua unit handphone, satu emas antam dan 1 cincin emas berhasil disikat pelaku yang mengancam korban menggunakan parang.

 
Setelah dilakukan penyelidikan oleh Tim Kelambit Buser Polres Bangka diketahui salah satu handphone curian dikuasai oleh  Warga Kretak Kecamatan Sungaiselan Kabupaten Bangka Tengah. Dipimpin oleh AKP Ayu Kusuma Ningrum kemudian mengamankan Andre (19) bersama barang bukti satu unit handphone yang memang benar adalah handphone curian.

Setelah dilakukan introgasi singkat oleh Tim Opsnal Polres Bangka terhadap Andre diketahui ia membeli handphone melalui forum jual beli di FB dan transaksi di rumah warga di Sumber Rejo Pangkalpinang. Andre kemudian dibawa ke Pangkalpinang guna menunjukkan tempat ia membeli handphone tersebut.

Andre langsung menunjuk Agustian saat bertemu sebagai penjual. Menurut Andre ia membeli handphone seharga Rp1.350.000. Hasil interogasi terhadap Agustian diketahui ia membeli handphone tersebut dari Imam Mada seharga Rp1.250.000.

Sedangkan Imam Mada diketahui adalah Warga Lingkungan Sidodadi Kecamatan Sungaliat Kabupaten Bangka. Imam Mada pun ikut dibekuk Tim Kelambit Buser Polres Bangka saat sedang nongkrong di Kawasan Tamansari.

Imam Mada yang takut langsung bernyanyi bahwa handphone tersebut ia dapat dari Edi Supriadi yang meminta untuk dijualkan. Tim Kelambit Buser Polres Bangka kemudian langsung bergerak membekuk Edi Supriadi yang sedang berada di kontrakannya di Sidodadi.

Edi mengakui ia adalah pelaku pencurian di Kawasan Jelitik pada 24 Agustus 2021 lalu. Edi menunjukkan barang bukti lainnya yang belum sempat ia jual. Barang barang curian tersebut ia simpan di belakang speaker di ruang tamu. 

Pada kasus ini berhasil diamankan 2 unit handphone, 1 cincin emas, 1 emas Antam seberat 0,1 gram milik korban. Juga diamankan 1 motor dan 1 parang milik tersangka. Tersangka dan barang bukti kemudian diamankan ke Polres Bangka. Menurut Edi Supriadi ia memang meminta temannya itu untuk menjual satu handphone curian sedangkan barang curian lain belum dijual karena takut. (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved