Breaking News:

Ini Amalan Maulid Nabi Muhammad SAW yang Dianjurkan Buya Yahya, di Antaranya Shalawat 300 Kali

Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW seharusnya diisi dengan sedekah, membaca shalawat, bersilaturahmi, dan berdoa.

Editor: Alza Munzi
YouTube 'Al-Bahjah TV'
Buya Yahya saat memberikan tausiah 

BANGKAPOS.COM -- Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW seharusnya diisi dengan sedekah, membaca shalawat, bersilaturahmi, dan berdoa.

Hal itu untuk menjaga agar Maulid Nabi tidak menjadi sesuatu yang melanggar syariat.

Maulid Nabi Muhammad SAW diperingati pada 12 Rabiul Awal tahun hijriah.

Tahun ini Maulid Nabi jatuh pada Selasa, 19 Oktober, yang merupakan hari libur nasional.

Maulid Nabi merupakan cara untuk mengingat kembali sejarah nabi, perjuangan nabi dan semua yang berhubungan dengan Nabi Muhammad SAW.

Maulid Nabi dapat dilakukan dengan menghadiri dan mendengarkan ceramah, bershalawat, berzkir dan berdoa.

Lalu apakah membacakan shalawat bersama-sama diperbolehkan atau tidak di maulid Nabi Muhammad SAW?

Baca juga: Ini 3 Dalil Tentang Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Baca juga: Jangan Lakukan Hal Ini Saat Maulid Nabi Muhammad SAW, Ustaz Buya Yahya: Bisa Jadi Dosa

Seperti video ceramah Buya Yahya dalam kanal YouTube

Al-Bahjah TV yang diunggah pada 15 November 2017 menjelaskan imbauan merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, di dalam mengadakan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan cara yang diridhoi oleh nabi.

Perayaan maulid nabi adalah dengan sesuatu yang

dicintai nabi yaitu ada sedekah, baca shalawat, baca Al-quran, tausiah membaca sejarah nabi dan silatuhrahim.

"Inilah yang perlu kami hadirkan, jadi jangan sampai Anda tidak ikut andil dalam perayaan maulid nabi Muhammad SAW.

Maka kalau nanti ada perayaan maulid nabi di kampung Anda maka harus bergabung.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved