Breaking News:

PON Papua

Meskipun Terkendala Latihan Jendi Atlet Biliar Berhasil Bawa Pulang Medali Perunggu, Ini Kisahnya

Perjuangan keras tak mengkhianati hasil, demikian ungkapan yang cocok untuk Jendi Atlet cabang olahraga (Cabor) Biliar.

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Dok/Jendi
Jendi (Kanan) bersama rekannya saat pertandingan Cabang Olahraga (Cabor) Biliar, di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Perjuangan keras tak mengkhianati hasil, demikian ungkapan yang cocok untuk Jendi Atlet cabang olahraga (Cabor) Biliar.

Meskipun banyak kendala yang dihadapi, atlet asal Bangka Selatan, Bangka Belitung, akhirnya mendapatkan medali perunggu di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Satu di antara terkendala yang dihadapinya, tempat latihan sebelum berlaga di ajang PON, katanya selama dua tahun dirinya hanya latihan mandiri. Namun kondisi tersebut tak menyurutkan tekatnya mendapatkan juara.

Terbukti dirinya berhasil memboyong medali perunggu untuk dipersembahkan kepada masyarakat sekaligus mengharumkan nama Bangka Selatan.

Selain terkendala tempat latihan, masalah dana juga turut menghalanginya untuk mengikuti Traning Center (TC) dan tidak pernah uji coba sebelum berlaga di negeri Cendrawasih.

Hal tersebut diungkapkan Jendi saat dikonfirmasi Bangkapos.com, via WhatsApp, setelah kepulangannya dari Papua, Senin (18/10/2021).

Baca juga: Raih Medali Perunggu pada Cabor Atletik di PON Papua, Suwandi Rutin Latihan Sejak 20 Bulan Terakhir

Baca juga: Pulang ke Bangka Belitung Atlet PON Discreening di Swab PCR dan Malaria, Isolasi Selama 5 Hari

Kata Kimput sapaan akrab Jendi, selain berlatih dengan tekun, untuk bersaing di pertandingan nasional harus memiliki mental yang kuat, sehingga tidak mudah down.

"Iya kami terkendala latihan, hanya di lokal saja di Pangkalpinang dan Toboali itupun hanya meja biliarnya jauh dari standar," kata Kimput Atlet kelahiran 1995 ini.

Pria kelahiran Toboali ini juga mengungkapkan, pada tahun 2020, ia bersama dengan teman atlet Bangka Selatan merencanakan latihan di Jakarta dan Vietnam lantaran PON ditunda, rencana tersebut tidak bisa dilaksanakan.

"Jadi tertunda juga latihan di luar negeri, masuk tahun 2021 dana kite terpangkas karena pandemi Covid-19, jadi semua gagal terlebih lagi kekurangan dana," ungkapnya.

Baca juga: Bangka Belitung Berada di Peringkat 31 pada PON XX Papua, Ketua KONI Minta Maaf

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved