Breaking News:

FISIP UBB Kembali Gelar Konferensi Berskala Internasional

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung di kesempatan keduanya kembali berhasil melaksanakan The 2nd ICoSoPH 2021

Penulis: iklan bangkapos | Editor: El Tjandring
ist/dok ubb
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung di kesempatan keduanya kembali berhasil melaksanakan kegiatan berskala internasional dalam rupa 2nd International Conference on Social, Politics, and Humanities 2021 (The 2nd ICoSoPH 2021). 

BANGKAPOS.COM - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung di kesempatan keduanya kembali berhasil melaksanakan kegiatan berskala internasional dalam rupa 2nd International Conference on Social, Politics, and Humanities 2021 (The 2nd ICoSoPH 2021). Kegiatan ini berlangsung secara virtual selama dua hari, yakni 14-15 Oktober 2021.

Peserta yang hadir dalam dua hari penyelenggaraan konferensi internasional ini kurang lebih mencapai 100 peserta yang terdiri dari pemakalah dan partisipan yang berasal dari dalam dan luar negeri.

Melihat jumlah tersebut, pemakalah yang mempresentasikan artikelnya pada ICoSoPH tahun ini di kedua hari penyelenggaraan konferensi berjumlah 55 penyaji yang tersebar dari berbagai institusi pendidikan tinggi, baik dari kalangan akademisi (dosen dan mahasiswa) maupun praktisi pendidikan.

Turut hadir memberikan sambutan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dr. Diana Anggraeni, S.S, M.Hum. Beliau sangat bersyukur karena konferensi internasional FISIP UBB tahun ini dapat digelar di tengah perjuangan masyarakat dunia untuk bangkit dan memulihkan diri dari terpaan Pandemi Covid-19.

Diana menekankan bahwa salah satu bentuk  pengejawantahan Tridarma PT adalah forum konferensi internasional, tempat para akademisi dan praktisi pendidikan berkumpul untuk saling berbagi kebaruan disiplin di bidang ilmu-ilmu humaniora.

Sementara itu, Rektor Universitas Bangka Belitung, Dr. Ibrahim, M.Si., yang juga hadir sekaligus membuka acara dalam sambutannya menuturkan bahwa tema konferensi tahun ini, yaitu “Delivering Research Trends on Social, Politics and Humanities in the Light of New Normal” sangatlah relevan dengan berbagai isu terkini yang kental dengan situasi Kenormalan Baru pascatingginya angka kasus Covid-19 di masa pandemi, tentunya dengan perspektif yang berbeda-beda.

“Saya berharap konferensi ini dapat menjadi titik tolak pengamatan sejauh mana perkembangan ilmu-ilmu sosial terkini di seluruh dunia dalam situasi Kenormalan Baru,” ungkap Ibrahim.

Beliau pun berharap penyelenggaraan agenda yang sama di tahun depan dapat dilangsungkan secara luring agar nantinya para presenter memiliki kesempatan untuk merasakan eksotisme Pulau Bangka.

Artikel-artikel ilmiah yang dipresentasikan pada the 2nd ICoSoPH 2021 akan dipublikasikan pada NXT Proceedings (Copernicus Indexed) dan beberapa Jurnal Ilmiah Nasional Terindeks Sinta 2-6.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung di kesempatan keduanya kembali berhasil melaksanakan kegiatan berskala internasional dalam rupa 2nd International Conference on Social, Politics, and Humanities 2021 (The 2nd ICoSoPH 2021).
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung di kesempatan keduanya kembali berhasil melaksanakan kegiatan berskala internasional dalam rupa 2nd International Conference on Social, Politics, and Humanities 2021 (The 2nd ICoSoPH 2021). (ist/dok ubb)

The 2nd ICoSoPH 2021  menghadirkan empat orang Keynote Speaker, yakni pertama Dr. Changzoo Song dari University of Auckland, Selandia Baru dengan presentasi The Advantage of Transnational Coethnic Networks: Korean Chinese Entrepreneurship in Innovating and Globalizing the Xinjiang-Style BBQ Lamb-Skewer Business. Dr. Song menyampaikan bahwa perbedaan budaya dalam suatu negara dapat berbeda-beda sesuai dengan agama dan adat istiadat yang diterima di masyarakat tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved