Breaking News:

Video

Kejari Bangka Selatan Restorative Justice Perkara Pencurian

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Selatan merestorative justice, satu perkara pencurian atau tindak pidana 362 KUHP, yang menyeret tersangka AHM

Penulis: Yuranda | Editor: fitriadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Selatan merestorative justice satu perkara pencurian atau tindak pidana 362 KUHP, yang menyeret tersangka AHM (24), warga Desa Rias, Kecamatan Toboali, Senin (18/10/2021)

Kepala Kejari Bangka Selatan Mayangsari, melalui Kasi Pidum Kejari Basel Denny didampingi Kasi Barang Bukti Oslan Pardede mengatakan perkara ini bisa direstorative justice, lantaran ada peraturan Kejaksaan Agung nomor 15 tahun 2020.

Peraturan tersebut di antaranya mengatur tentang penghentian penuntut berdasarkan keadilan restorative justice (Rj).

Pendekatan restorative justice dalam penyelesaian tindak pidana ada di tingkat penyidikan.

Ini merupakan sistem peradilan pidana yang mengedepankan pendekatan integral antara pelaku dengan korban dan masyarakat sebagai satu kesatuan untuk mencari solusi serta kembali pada pola hubungan baik dalam masyarakat.

"Pada intinya, yang bisa mengajukan RJ, penghentian penuntut di luar persidangan dengan syarat-syarat sebagaimana diaturan di peraturan tersebut, yang mana tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana," kata Denny, Senin (18/10/2021). (Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved