Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Antigen Tetap Diberlakukan, Jumlah Penumpang dan Kendaraan Pelabuhan Tanjungkalian Justru Naik  

Arus penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Tanjungkalian Muntok, Bangka Barat (Babar) mulai berangsur-angsur ramai walaupun di tengah Pandemi Covid-19

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Kondisi pelabuhan Tanjung Kalian Muntok. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Arus penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Tanjungkalian Muntok, Bangka Barat (Babar) mulai berangsur-angsur ramai walaupun di tengah Pandemi Covid-19 dan di tengah kebijakan pembelakuan antigen dan vaksin kepada calon penumpang. 

General Manager (GM) PT ASDP Muntok, Christoper Samosir mengungkapkan, saat ini pihaknya masih tetap memberlakukan test antigen terhadap calon penumpang yang akan berangkat menuju Pelabuhan Tanjung Api-api. 

"Untuk pelabuhan tetap sama yaitu menunjukkan vaksin dan antigen, tapi yang berbeda kali ini sebelumnya operasional  dibatasi sampai dengan 16.00 tapi saat ini bisa sampai 20.00," ujar Christoper Samosir, Kamis (21/10/2021). 

Untuk kebijakan pembelakuan test antigen dan surat vaksinasi, diketahui merujuk pada Surat Edaran (SE) Gubernur Provinsi Bangka Belitung nomor 550/0732/Dishub tentang pengendalian transportasi bagi pelaku perjalanan di wilayah PPKM Covid-19 Provinsi Bangka Belitung. 

Walaupun terdapat aturan tersebut dari data PT. ASDP Muntok sejak diberlakukannya PPKM, justru terdapat kenaikan penumpang dan kendaraan dibandingkan sebelum diterapkan PPKM di Provinsi Bangka Belitung. 

"Kalau untuk alur sejak awal PPKM Juli sampai saat ini, ada peningkatan penumpang 38%. Sedangkan untuk kendaraan juga mengalami kenaikan 18,6% dibandingkan sebelum PPKM," tuturnya. 

Christoper Samosir mengungkapkan terdapat beberapa faktor yang kian mempengaruhi dan memberikan dampak positif, bagi akses ataupun jalur di laut khususnya di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok. 

"Faktor peningkatkan pertama jadwal mulai dilonggarkan, mulai 16.00 jadi 20.00. Lalu faktor lain kalau kita lihat pertumbuhan logistik di Bangka Belitung juga tinggi, lalu dibantu dengan pertumbuhan infrastruktur di Sumatera yang jalan semakin baik," ucapnya. 

Selain itu juga saat ini di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, sudah terdapat satu unit kapal baru dengan kapasitas yang lebih besar sehingga dapat menampung penumpang dan kendaraan lebih banyak. 

"Kapal juga bertambah pada pertengahan Oktober, ada satu unit kapal dengan kapasitas besar kurang lebih 40 sampai 50 kendaraan bisa masuk. Ini jadi kabar baik untuk pengelolaan pelabuhan, harapan tidak terjadi antrian yang berlebihan dan bisa kita urai," katanya. 

Sementara itu satu diantara penumpang Kahfi (29) yang ditemui saat akan berangkat, ke Pelabuhan Tanjung Api-api mengungkapkan terkait syarat tak lagi menjadi persoalan. 

"Bolak balik naik kapal udah berapa kali jadi udah biasalah kalau harus pakai antigen, kalau awal dulu memang keberatan. Tapi sekarang gimana lagi, ikut aturan saja," ucap Kahfi. 

Hal senada pun diungkapkan rekan Kahfi, yakni Akim (31) yang juga sudah biasa melakukan swab antigen untuk perjalanan menuju Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. 

"Ya sama juga udah biasa dicolok idung, kalau dulu sempet takut di swab. Tapi sekarang udah gak, tapi ya tetep geli rasanya," kata Akim. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved