Breaking News:

Berita Kriminalitas

Jadi Bandar Toto Gelap, Nenek di Bangka Belitung Dicokok Polisi, Sehari bisa Raup Untung Rp1 Juta

Soei Ngiat (50) tak berkutik saat diamankan petugas gabungan dari Satreskrim Polres Pangkalpinang dan Reskrim Polsek Pangkalan Baru.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Dok/Satreskrim Polres Pangkalpinang
Soei Ngiat alias Aling (50) seorang bandar judi jenis Toto Gelap saat diamankan oleh polisi, Rabu (20/10/2021) malam. (Ist Satreskrim Polres Pangkalpinang) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Soei Ngiat (50) tak berkutik saat diamankan petugas gabungan dari Satreskrim Polres Pangkalpinang dan Reskrim Polsek Pangkalan Baru.

Perempuan ditangkap polisi lantaran menjadi bandar Toto Gelap atau Togel yang dianggap kerap meresahkan masyarakat.

Aling sapaan akrabnya diciduk petugas dikediamannya di Jalan Green Babel, Desa Jeruk, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (20/10/2021) sekitar pukul 19.30 WIB.

Perempuan ini lemas, saat digelandang bersama barang bukti perjudian ke Polres Pangkalpinang.

Baca juga: TERUNGKAP Ayah Bayi yang Dibuang Adalah Penegak Hukum di Bangka Barat, Kasus Diselesaikan Tertutup

Baca juga: Berduka Kehilangan Putri Tercinta karena Dibunuh, Sopuan Sebut Tak Tahu Perkenalan Ella dan Suaminya

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra mengatakan, penangkapan nenek ini berawal dari laporan masyarakat ke aparat kepolisian yang mengatakan akan ada praktik perjudian di sebuah rumah yang ada di Jalan Green Babel.

Mendapat informasi ini, tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi dan langsung menuju ke rumah di Soei Ngiat.

"Penangkapan pelaku bandar togel ini dilakukan oleh tim gabungan dari Satreskrim Polres Pangkalpinang bersama unit reskrim polsek Pangkalan Baru," kata  Adi  Putrakepada Bangka Pos, Kamis (21/10/2021).

Menurutnya,  kepada polisi Aling mengaku telah mengedarkan kupon togel sejak setahun terakhir.

Bahkan seharinya pelaku berhasil meraup keuntungan hingga Rp1 juta. Sedangkan perjudian ini dilakukan secara online.

Sementara untuk transaksi penjualan sendiri dilakukan dengan SMS di handphone pelaku. 

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved