Breaking News:

Kasus Baru Covid-19 di Babel Makin Melandai, Kesembuhan Meningkat

Orang yang sembuh atau selesai menjalani isolasi bertambah sebanyak 25 orang, dengan demikian secara kumulatif mencapai 50.172 orang

Editor: rusmiadi
Satgas Penanganan Covid -19 Bangka Belitung
Grafis kasus Covid-19 di Bangka Belitung hingga Rabu 21 Oktober 2021 

BANGKAPOS.COM - Kasus baru Covid-19 di Bangka Belitung (Babe) kian melandai, pada hari Rabu (20/10/2021) tercatat penambahan kasus baru 24 orang. Dengan demikisn secara kumulatif jumlah orang terpapar Covid-19 di Babel sebanyak 51.868 orang.

Ada pun sebaran kasus Covid-19 di Babel meliputi Pangkalpinang 13.554 orang, Bangka 9.769 orang, Bangka Tengah 6.542 orang, Bangka Barat 5.561orang, Bangka Selatan 3.482, Belitung 7.717 orang, Belitung Timur 5.243 orang.

Sementara itu jumlah orang yang sembuh atau selesai menjalani isolasi bertambah sebanyak 25 orang, dengan demikian secara kumulatif mencapai 50.172 orang dan kasus meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah 2 orang, secara kumulatif menjadi 1.431 orang.

“Angka kesembuhan hari ini sedikit lebih tinggi dari kasus konfirmasi Covid-19. Hal tersebut menjadi kabar baik,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Babel, Andi Budi Prayitno.

Meskipun demikian, lanjut Andi, penularan Covid-19 masih mengancam, demikian juga kasus kematian akibat Covid-19. Hal ini menurut Andi lantaran masyarakat abai dan tidak mengindahkan protokol kesehatan serta belum divaksin.

Kondisi ini tentu saja menghambat dan tidak sejalan dengan kebijakan pemerintah, untuk membuka secara perlahan dan bertahap keran pelonggaran kegiatan dan mobilitas masyarakat di ruang-ruang maupun fasilitas publik, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, tak terkecuali aktivitas keagamaan dan rekreasi atau pariwisata.

Ia menjelaskan kesiapsiagaan daerah terutama dalam melakukan tracing, testing, dan treatment yang agresif dan masif, dalam merespon kasus Covid-19 merupakan kunci untuk mengendalikan kasus.

Kenaikan kesembuhan menurutnya harus terus ditingkatkan hingga mencapai target signifikan, sehingga lebih tinggi dari kasus baru, dengan terus melakukan tidak hanya peningkatan tracing dan testing dengan penyelidikan epidemiologi (PE) yang lebih serius, untuk mengidentifikasi klaster-klaster penularan.

Namun juga treatment khususnya mengisolasi orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 ke fasilitas isoter, dengan memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas agar kesembuhan dapat ditingkatkan dan kematian dapat dicegah serta diminimalisasi.(rusmiadi)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved