Materi Belajar
Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 6 SD/MI Halaman 29, 31, 32, dan 35 Pendidikan Anak-Anak Jalanan
Kunci jawaban ini merupakan jawaban untuk soal halaman 29, 31, 32, dan 35.
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Alza Munzi
BANGKAPOS.COM - Berikut kunci jawaban Buku Tematik Tema 8 Bumiku Subtema 1 Perbedaan Waktu dan Pengaruhnya Kelas 6 SD.
Kunci jawaban ini merupakan jawaban untuk soal halaman 29, 31, 32, dan 35.
Ayo Membaca
Sore itu, Alan sedang membaca berita tentang sebuah sekolah untuk anak jalanan.
Berita tersebut disajikan setelah halaman ini.
1. Bacalah judul berita tersebut. Perkirakan informasi yang akan kamu dapatkan.
2. Sajikan perkiraan informasi tersebut dalam format seperti di bawah ini.
Perkiraan informasi yang akan aku dapatkan dari artikel koran berjudul "Sekolah Anak Jalanan"
Perkiraan informasi yang akan aku dapatkan dari artikel koran berjudul "Sekolah Anak Jalanan" :
Informasi tentang kehidupan anak jalanan dalam mendapatkan pendidikan.
Jawaban halaman 29:
Perkiraan fakta-fakta yang akan aku dapatkan dari artikel :
-Tentang kehidupan anak jalanan
-Tentang kesulitan/masalah yang dihadapi anak jalanan
-Tentang peran serta individu/masyarakat/organisasi dalam memecahkan masalah anak jalanan
-Tentang dunia pendidikan.
Pertanyaan-pertanyaan yang aku miliki terkait dengan judul artikel :
-Apa yang dimaksud dengan anak jalanan?
-Apa masalah yang dihadapi anak jalanan?
-Apa peran serta masyarakat dan pemerintah dalam mengatasi masalah anak jalanan?
-Bagaimana pelaksanaan sekolah anak jalanan?
Pelajaran yang kira-kira akan aku dapatkan dari artikel yang kubaca :
-Masalah sosial yang ada di masyarakat
-Memperoleh pendidikan adalah hak setiap warga negara Indonesia
-Kewajiban pemerintah dan semua warga negara dalam mengatasi masalah pendidikan.
Sekolah Anak Jalanan
REPUBLIKA.CO.ID, Usia mereka boleh jadi tidak lebih dari 10 tahun.
Namun, kulit mereka telah melegam terpanggang. Telapak kaki mereka mengeras dan terkelupas.
Bermodalkan sandal jepit yang menipis, mereka melompat dari satu bus ke bus lain, dari satu angkot ke angkot berikut.
Dengan menadahkan tangan seraya menyuguhkan wajah iba, mereka berharap mendapat sekeping Rp500,00 atau syukur-syukur selembar Rp2.000,00.
Mereka inilah yang sejak kecil telah berpredikat sebagai anak jalanan.
Di usia dini, mereka telah melakoni profesinya masing-masing. Ada yang mengamen, memulung, hingga menyemir sepatu.
Tidak inginkah mereka menikmati masa kecil dan belajar seperti anak-anak yang lain?
Jauh dari ingar bingar jalan raya dan tersembunyi di kawasan Plumpang, Rawa Badak, Jakarta Utara, anak-anak jalanan itu ternyata bersekolah.
Salah satu lembaga sosial yang peduli terhadap nasib anak jalanan dan anak kurang mampu adalah Yayasan Himmata.
Di yayasan ini, 400 lebih anak jalanan mengenyam pendidikan secara cuma-cuma.
Menurut Sarkono, Ketua Yayasan Himmata, yayasan terbentuk sejak tahun 2000 dan merupakan lembaga sosial masyarakat yang bersifat independen dan nirlaba.
Pada 2004 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Himmata yang terletak di tengah lingkungan masyarakat kumuh
disahkan.
PKBM Himmata hampir serupa dengan sekolah formal.
Tak hanya dari seragam, jam belajar pun hampir sama dengan sekolah formal kebanyakan dan berlangsung selama lima hari dalam seminggu.
Karena PKBM Himmata hampir sama dengan sekolah formal, mereka membutuhkan pengajar yang tetap tidak hanya suka relawan.
Saat ini PKBM Himmata memiliki sekitar 30 pengajar tetap dengan bayaran tak lebih dari Rp300 ribu, jauh dari kata sejahtera.
Namun, mendapatkan bayaran bukanlah tujuan utama menjadi pengajar di sini.
Mohamad Anwar, misalnya, ia mengaku mau menjadi pengajar selama lebih dari 10 tahun karena tuntutan hati nurani untuk memberi ilmu kepada anak bangsa.
Mengajar anak jalanan itu susah-susah gampang.
“Kalau didasari keikhlasan, bukan orientasi mengajarnya karena materi istilah susah itu nggak ada,” ujar Mohamad Anwar guru mata pelajaran Sosiologi dan Pendidikan Agama Islam.
Secara fisik, bangunan PKBM Himmata memang memenuhi syarat,namun nasib pengajar masih kurang perhatian dari donatur.
“Kita ini manusiawi, memang perasaan itu ada, namun sumber rezeki tidak hanya di sini saja, tapi di luar masih ada. Yang penting terus tawakal,” kata dia.
Setelah membaca artikel koran yang berjudul “ Sekolah Anak Jalanan”, lengkapi format di bawah ini dan bandingkan dengan format yang sebelumnya kamu isi sebelum membaca artikel.
Apakah ada perbedaan? Jelaskan jawabanmu!
Jawaban halaman 31:
Perkiraan informasi yang akan aku dapatkan dari artikel koran berjudul "Sekolah anak jalanan": -----Tentang kehidupan anak jalanan
-Tentang peran serta organisasi dalam memecahkan masalah pendidikan anak jalanan
-Tentang pendidik/guru sekolah anak jalanan.
Fakta-fakta yang aku dapatkan dari artikel:
-Kondisi fisik anak-anak jalanan
-Kehidupan/aktivitas anak-anak jalanan
-Tempat sekolah anak-anak jalanan
-Organisasi yang peduli dengan dunia pendidikan anak-anak jalanan
-Tentang pendidik/guru sekolah anak-anak jalanan.
Hal-hal baru yang aku dapatkan dari informasi di artikel:
-Kondisi fisik anak-anak jalanan
-Walau hidup susah, anak-anak jalanan tetap semangat bersekolah
-Kepedulian organisasi Yayasan Himmata terhadap pendidikan anak-anak jalanan
-Gaji pengajar/guru sangat kecil walau jasa guru sangat besar
-Ikhlasnya para guru/pengajar di sekolah anak-anak jalanan.
Pelajaran yang aku dapatkan dari artikel yang kubaca:
-Selalu bersyukur karena kehidupan saya tidak sekeras dan sesulit anak-anak jalanan
-Walau kehidupan keras dan sulit, anak-anak jalanan tetap peduli dengan pendidikan dengan tetap -bersekolah, dan semangat belajar ini harus saya tiru.
-Harus menghormati dan menghargai guru/pendidik, karena jasa guru sangat besar, tapi jerih -payah mereka hanya dibalas dengan gaji/bayaran yang kecil.
-Peran serta masyarakat/organisasi dalam mensukseskan program mencerdaskan kehidupan bangsa.
Penjelasan tentang sebelum dan sesudah membaca artikel :
Hanya ada sedikit perbedaan antara sebelum dan sesudah membaca artikel, lebih banyak persamaannya, hal ini dikarenakan judul bacaan artikel sesuai dengan isi dari bacaan artikel.
Judul juga masih sesuai dengan pokok-pokok pikiran tiap paragraf.
Yang membuat sedikit perbedaan sebelum dan sesudah membaca artikel adalah dari kalimat pengembangnya/gagasan pendukung, dan juga dari pemahaman pembaca.
Ayo Berlatih
Dari cerita tentang Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Himmata, kita menjadi tahu bahwa ada orang yang rela bekerja keras agar setiap anak Indonesia memperoleh pendidikan.
Hampir setiap hari, kamu dan teman-temanmu pergi ke sekolah untuk belajar. Bagi beberapa anak Indonesia, kesempatan untuk bersekolah tidak mudah didapat.
Supaya kegiatan bersekolah memberi manfaat bagi kehidupanmu kelak, kewajiban-kewajiban apa yang perlu kamu laksanakan?
Buatlah kelompok yang terdiri atas tiga atau empat orang. Diskusikan lima kewajiban yang harus dilakukan sebagai seorang pelajar.
Tuliskan hasil diskusi kelompok dan sajikan dalam bentuk karya seperti berikut.
Jawaban halaman 32:
-Menaati peraturan dan tata tertib yang berlaku di sekolah
-Datang tepat waktu ke sekolah
-Menjaga nama baik sekolah
-Tidak merusak fasilitas umum milik sekolah
-Mengikuti seluruh kegiatan pembelajaran
Ayo Berdiskusi
Berdiskusilah dengan teman sebangkumu dan jawablah pertanyaan di bawah ini!
Anggaplah kewajiban yang kamu tulis pada kegiatan di atas sebagai janji yang harus dipenuhi.
1. Jelaskan mengapa kamu memilih janji tersebut? Apakah janji itu akan memberi manfaat bagi keberhasilan pendidikanmu?
Saya memilih janji tersebut karena sebagai seorang pelajar saya memiliki kewajiban yang harus saya laksanakan secara bertanggung jawab supaya tidak menggangu hak-hak orang lain untuk memperoleh pendidikan.
2. Apakah kewajiban yang kamu tulis merupakan hal yang harus kamu lakukan? Jelaskan jawabanmu!
Ya, Kewajiban yang saya tulis merupakan hal yang harus saya lakukan. Karena manfaat yang diperoleh sangat banyak, baik manfaat untuk diri sendiri maupun manfaat untuk orang lain.
3. Apakah melaksanakan kewajiban akan memberikan manfaat bagimu? Mengapa?
Melaksanakan kewajiban tersebut memberikan banyak manfaat bagi saya karena dengan melaksanakan kewajiban tersebut membuat lingkungan belajar saya menjadi bersih dan sehat.
4. Apa yang bisa kamu simpulkan dari kegiatan ini? Nilai-nilai apa yang kamu peroleh dari kegiatan tersebut?
Setiap pelajar berkewajiban untuk menjaga lingkungan sekolah agar tetap baik dan sehat.
Nilai-nilai yang diperoleh adalah : Nilai keadilan sosial, nilai kemanusiaan, dan nilai kesatuan dan persatuan.
Jawaban halaman 35:
Dari informasi yang kamu dapatkan dari teks di atas, buatlah peta pikiran yang berisi informasi-informasi penting tentang Thailand.
Kamu dapat menambahkan informasi dari sumber-sumber yang lain.
Jawaban:
Peta Pikiran Tentang Thailand
- Memimiliki 4 wilayah geografis
- Beriklim tropis
- Pegunungan utara banyak ditumbuhi pohon jati
- Sungai Chao Phraya, Sungai Chi, dan Sungai Mun menjadi sungai utama
(Bangkapos.com/Vigestha Repit)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pendidikan-anak-anak-jalanan.jpg)