Breaking News:

Berita Pangkalpinang

PAW Junaidi Rachman Anggota DPRD yang Meninggal Dunia, Masih Tunggu SK Kemendagri

Sekretariat DPRD Bangka Belitung sedang melakukan proses pergantian antarwaktu (PAW) sisa masa jabat

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Fery Laskari
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Herman Suhadi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sekretariat DPRD Bangka Belitung sedang melakukan proses pergantian antarwaktu (PAW) sisa masa jabatan 2019-2024 anggota DPRD Babel yang meninggal dunia atas nama Junaidi Rachman.

"Proses pergantian antarwaktu, Junaidi Rahman dari PDI Perjuangan dengan pengantinya itu, sekarang dalam proses pengesahan SK pemberhentian tersebut," ujar Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Haris, Kamis (21/10/2021).

Diakuinya, surat keterangan (SK) sudah berada di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah diajukan pemerintah provinsi (pemprov) dari Gubernur kepada Kemendagri.

"Setelah SK itu keluar, kita mengajukan, mulai memproses antarwaktu, lebih dahulu adalah proses pengajuan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk segera mendapatkan pleno siapa yang akan mengantikanya," kata Haris.

Dia menyebutkan Pleno KPU yang akan menetapkan penganti antarwaktu atas nama Junaidi Rachman tersebut.

"Setelah itu ada dari KPU, proses selanjutnya dari kita mengajukan ke Kemendagri kembali untuk SK PAW," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD PDI Perjuangan, Herman Suhadi, mengatakan pengganti almarhum Junaidi Rachman merupakan peserta pemilihan anggota legislatif nomor peringkat ketiga atas nama Nata.

"Kami bukan mengulur waktu, tapi kami masih memikirkan kondisi keluarga almarhum. Memang secara partai harus cepat, namun memandang sisi kemanusiaannya, semua sudah dalam proses," katanya.

DPRD Bangka Belitung turut berduka cita atas meninggalnya Anggota Komisi II DPRD Babel Periode 2019-2024n  Junaidi Rachman, Senin (9/8/2021).

Sebelumnya, Ketua Komisi II DPRD Bangka l, Adet Mastur mengatakan Junaidi Rachman adalah rekan anggota komisi II yang baik dan humoris.

"Dia sosok yang baik, humoris, kalau di komisi, dia itu sering bergurau, kalau ada beliau suasana pasti ceria karena gurauan beliau. Dia sosok baik, bahkan ketika kita ke Belitung, kita disambut, jemput dan bawa kemana-mana. Jadi kita sangat merasa kehilangan," kata Adet.

Tak hanya itu, Dia menilai ayah dua orang anak itu juga sosok yang aktif dalam menyampaikan aspirasi masyarakat Belitung.

"Dalam menjalankan tugas, beliau juga orang yang inspiratif, selalu menyampaikan keluh kesah masyarakat di Bangka Belitung. Kami Komisi II sangat berduka atas kehilangan Junaidi Rachman ini," kata Adet. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved