Breaking News:

Pemkot Pangkalpinang Terima Opini WTP Empat Kali Berturut-turut

Pemerintah RI menyerahkan penghargaan atas laporan keuangan tahun 2020 di lingkup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan capaian opini WTP

Editor: Fery Laskari
Ist
Foto Bapak Molen bersama anggota BPK setelah mendapatkan penghargaan 
Penyerahan Penghargaan di Kantor Gubernur Bangka, Bangka Belitung
Penyerahan Penghargaan di Kantor Gubernur Bangka, Bangka Belitung (Ist)

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Pemerintah Republik Indonesia menyerahkan penghargaan atas laporan keuangan tahun 2020 di lingkup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) di ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Bangka Bangka Belitung, Selasa (19/10).
Penghargaan ini juga diberikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang yang mendapat penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) Perwakilan Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Diketahui sebelumnya, Pemkot Pangkalpinang sudah mendapatkan opini WTP sebanyak 3 kali dan kali ini menjadi yang keempat kali secara berturut-turut.

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) mengaku sangat bersyukur atas penghargaan Opini WTP dari BPK yang kembali diterima untuk keempat kalinya. "Kami sangat bersyukur atas penghargaan yang diberikan kepada kami, sehingga Kota Pangkalpinang mendapat penghargaan yang keempat dari BPK RI atas kepatuhan efektifitas kami dari hasil pemeriksaan yang ada beberapa kriteria," kata Molen.

Molen menyebutkan Pemkot Pangkalpinang wajib bersyukur dan berbangga atas penghargaan yang sudah didapatkan ini. "Tentunya kami patut berbangga ini menjadi indikator bagi kota Pangkalpinang dalam kepatuhan dan memberikan semangat lagi untuk bekerja, terus melaksanakan apa-apa lagi yang masih kurang," sebutnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Pangkalpinang, Radmida Dawam yang mewakili Wali Kota Pangkalpinang dalam penerimaan penghargaan menyampaikan Pemkot Pangkalpinang mulai dari sekarang juga sudah mempersiapkan diri, agar tahun berikutnya kembali menerima opini WTP dengan menyelesaikan temuan-temuan kecil yang harus diselesaikan.

"Pertama laporan keuangan kita memang harus bagus, tertib, dan sesuai dengan aturan. Baik dalam pelaksanaan keuangan kita maupun juga administrasinya harus memenuhi dan ini memang harus kerja keras kita seluruh OPD karena WTP ini harus kerja dari semuanya," kata Radmida.

Ditambahkannya, untuk temuan-temuan kecil di beberapa OPD juga sudah diselesaikan, sebab harus diselesaikan paling lambat 60 hari setelah Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) diserahkan.
"Jadi 60 hari setelah LHP diserahkan ke kami, dan hari itu juga kami tindaklanjuti temuannya, langsung kami serahkan kepada OPD yang ada temuan dan segera diselesaikan.Sejak dini. OPD kita sudah mulai ditekankan untuk menyelesaikan sekecil apapun  permasalahannya," ujar Radmida.(Adv/t2/edw)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved