Breaking News:

Berita Sungailiat

Hampir Menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB), Kasus DBD di Kabupaten Bangka Tahun 2021 Cukup Tinggi    

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bangka tahun 2021 hampir ditetapkan menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Fery Laskari
pinterest.com
Ilustrasi demam berdarah 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bangka tahun 2021 hampir ditetapkan menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).

Saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Jum'at (22/10/2021), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti menyebutkan bahwa pada bulan September 2021 lalu, kasus DBD di Kabupaten Bangka hampir ditetapkan menjadi KLB.

Pasalnya, terdapat sebanyak 25 kasus DBD pada September 2021 yang jumlahnya sangat jauh berbeda dengan September 2020 lalu yang mana jumlah kasusnya hanya sebanyak 15 kasus.

"Perlu saya tekankan bahwa penerapan KLB dalam kasus DBD dilakukan melalui perbandingan jumlah kasus pada bulan yang sama dengan tahun sebelumnya. Jadi kalau bulan September 2021 dibandingkan dengan bulan September 2020, begitupun seterusnya," kata Then.

Sementara itu, untuk bulan Oktober ini, jumlah kasus yang tercatat per hari ini adalah sebanyak 11 kasus.

"Jadi, pendataan kasus DBD dilakukan setiap awal bulan terhitung mulai tanggal 1," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kasus DBD di Kabupaten Bangka mulai Januari 2021 hingga hari ini berjumlah sebanyak 93 kasus, sedangkan pada tahun 2020 lalu ada sebanyak 119 kasus.

"Saya harap jumlah kasus tahun ini tidak melampui jumlah kasus pada tahun sebelumnya," tuturnya.

Then menuturkan bahwa masa recovery (penyembuhan) DBD biasanya Hanya berlangsung 5-7 hari saja.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak terlalu cemas dan khawatir serta senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.

Selain itu, menurutnya musim pancaroba juga menjadi faktor yang cukup besar dalam perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti (nyamuk penyebab DBD).

"Jadi jangan biarkan air tergenang, karena itu adalah tempat untuk berkembang biak jentik-jentik nyamuk DBD," imbuhnya.

Berikut ini upaya yang paling tepat untuk mencegah demam berdarah adalah membasmi jentik-jentinya dengan cara 5M:
1. Menguras
Bersihkan (kuras) tempat penyimpanan air (seperti bak mandi/WC, drum, dll) seminggu sekali.
2. Menutup
Tutuplah kembali tempayan rapat-rapat setelah mengambil airnya, agar nyamuk Demam Berdarah tidak dapat masuk dan bertelur disitu.
3. Mengganti
Ganti air vas bunga dan pot tanaman air setiap hari.
4. Mengubur
Kubur dan buanglah pada tempatnya, plastik, dan barang-barang bekas yang bisa digenangi air hujan.
5. Menaburkan
Untuk tempat-tempat air yang tidak mungkin atau sulit dikuras. Taburkan bubuk abate ke dalam genangan air tersebut untuk membunuh jentik-jentik nyamuk . Ulangi hal ini setiap 2-3 bulan sekali atau peliharalah ikan di tempat itu.

Sumber: Dinkes Bangka

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved