Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Menduda 5 Tahun, Acong Tak Kuat Melihat Kemolekan Tubuh Anak di Bawah Umur, Kini Sel Menanti

Duda dua orang anak ini berhasil merayu dan melakukan persetubuhan dengan korban di dua lokasi yang berbeda sebanyak tiga kali.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: khamelia
(Bangkapos/Cepi Marlianto)
Asiyeh alias Acong (27) pelaku persetubuhan anak di bawah umur hanya bisa tertunduk lesu saat dihadirkan dalam konferensi pers di Polsek Pangkalan Baru, Jumat (22/10/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Asiyeh alias Acong (27) pelaku persetubuhan anak di bawah umur hanya bisa tertunduk lesu saat dihadirkan dalam konferensi pers di Polsek Pangkalan Baru, Jumat (22/10/2021).

Mengenakan baju berwarna kuning, celana kolor pendek motif kotak-kotak dengan mengenakan masker yang menutupi hidung dan mulutnya serta kedua tangannya diborgol, Acong berkelit nekat melakukan persetubuhan karena suka sama suka.

“Saya enggak maksa, kita suka sama suka dan sudah dua bulan lebih pacaran,” kata dia kepada harian ini.

Warga Kelurahan Dul, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung ini mengaku kenal korban setelah diberikan nomor telepon oleh seorang temannya.

Berawal dari situ, duda dua orang anak ini berhasil merayu dan melakukan persetubuhan dengan korban di dua lokasi yang berbeda sebanyak tiga kali.

Baca juga: Kenal Lewat WA, Minta VC Tak Senonoh, Gadis Ini Akhirnya Disetubuhi Peternak Sapi di Bangka Tengah

Baca juga: Istri di Toboali Digauli Sebelum Dicekik hingga Tewas, Terkuak Rafly Kerap Nyabu, Ini Lengkapnya!

Baca juga: Terungkap Cara dan Alasan Rafli Bunuh Ella yang Baru Saja Ia Nikahi, Berhubungan Badan dan Baca Chat

“Dapat nomor dari kawan, (Sering) ketemuan di rumah, kita juga sering main bareng,” ujar Acong.

Selain motif suka sama suka, peternak sapi ini mengaku melampiaskan nafsu birahinya kepada anak umur 16 tahun tersebut karena didorong nafsunya yang tak tahan melihat kemolekan gadis tersebut.

Apalagi dirinya merasa kesepian setelah berpisah dengan istrinya sejak lima tahun silam. Akan tetapi, saat dicecar pertanyaan apakah dia mengancam akan membunuh korban jika tidak mau melayani, Acong bersikukuh tak pernah memaksa.

“Saya enggak pernah ngancam (Mau) bunuh. Yakin, enggak pernah,” sebutnya.

Kendati begitu, pria yang bertato Bintang Daud bermata satu di tengkuknya ini mengaku menyesal telah melakukan persetubuhan kepada anak dibawah umur.

Dia berjanji tak akan mengulangi perbuatannya tersebut yang tentunya juga merugikan dirinya sendiri karena harus menjalani hukuman.

Atas perbuatannya, Acong dikenakan Pasal 81 Ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2016 Tentang Tap Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 belas tahun penjara

“Saya menyesal menyetubuhi anak di bawah umur. Saya menyesal atas perbuatan saya sendiri, saya minta maaf kepada orangtua korban,” timpal Acong. (Bangkapos/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved